Kemenag Sumenep Pastikan Tidak Ada Buku Pelajaran Menyimpang di Madrasah Naungannya

Rabu, 23 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, H. Chaironi Hidayat.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, H. Chaironi Hidayat.

SUMENEP, detikkota.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur memastikan tidak ada buku pelajaran bermasalah beredar di madrasah di bawah naungannya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, H. Chaironi Hidayat mengatakan, berdasarkan pantauannya disejumlah madrasah tidak ditemukan peredaran buku pelajaran siswa yang dinilai menyimpang atau bermasalah.

“Alhamdulillah, di Kabupaten Sumenep hingga saat ini kami tidak menemukan peredaran buku ajar yang dinilai bermasalah. Kejadian kemarin itu terjadi di Kabupaten Sampang. Tapi sudah ditarik semua” kata Chaironi, Rabu (23/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, buku pelajaran yang dinilai bermasalah di Kabupaten Sampang tersebut merupakan buku terbitan tahun 2019. Sementara madrasah di Kabupaten sejak 2 tahun terakhir telah menerapkan pembelajaran kurikulum merdeka.

“Kami yakini, jika memang ada buku pelajaran bermasalah yang beredar di Kabupaten Sumenep, pasti para pengelola madrasah akan menyampaikannya kepada Kemenag,” imbuhnya.

Chaironi menegaskan, di Sumenep banyak orang-orang yang mampu menelaah dan memiliki kemampuan dalam memahami setiap buku pelajaran yang diajarkan di madrasah.

“Di Sumenep ini banyak kiai-kiai yang menguasai ilmu agama. Kami yakin bisa menjadi kontrol terhadap setiap peredaran buku pelajaran yang dinilai menyimpang,” ucapnya.

Namun pihaknya mengingatkan, jika ada pengelola atau guru madrasah menemukan buku pelajaran menyimpang diminta segera berkoordinasi denga Kemenag untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berita Terkait

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
SSC Jadi Ajang Pengembangan Prestasi dan Karakter Siswa SMP di Sumenep
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:23 WIB

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Berita Terbaru