Emak-emak Pecinta Pedas Legah, Harga Cabai Rawit Turun Rp12 Ribu Perkilogram

Senin, 28 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang pedagang di Pasar Anom Baru Sumenep

Salah seorang pedagang di Pasar Anom Baru Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Bagi emak-emak yang suka pedas saatnya tidak ragu mengulek cabai rawit saat hendak membuat sambal atau rujak. Sebab, pekan ini harga cabai rawit di Pasar Anom Baru Sumenep turuh hingga Rp12 ribu perkilogram.

Pekan lalu, harganya mencapai Rp35 ribu perkilogram. Sementara saat ini, Senin (28/8/2023) hanya Rp23 ribu perkilogram.

Tidak demikian dengan cabai merah besar yang justru naik. Saat ini harganya mencapai Rp32 ribu perkilogram. Padahal pekan lalu masih di harga Rp28 ribu perkilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Noer Lisal Anbiyah menjelaskan, cabai termasuk komoditas yang rentan mengalami flultuasi harga.

“Saat stok melimpah, maka harga akan turun. Sebaliknya, apabila panen gagal, maka harga akan naik karena stok menipis,” jelasnya, Senin (28/8/2023).

Selain cabai, lanjutnya, harga komoditas lain pekan ini relatif stabil. Harga telur ayam ras awal pekan ini Rp28 ribu perkilogram.

“Harga telur ayam kampung harganya juga tidak mengalami perubahan, tetap Rp48 ribu perkilogram,” imbuhnya.

Harga komoditas daging juga tidak mengalami perubahan. Daging sapi tetap Rp120 ribu perkilogran, daging ayam broiler Rp40 ribu perkilogram, dan daging ayam kampung Rp90 ribu perkilogram.

“Selanjutnya, harga beras awal pekan ini stabil. Untuk jenis beras premium Rp12,5 ribu perkilogram. Dan harga beras lokal Rp10,6 ribu perkilogram,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jaga Ketahanan Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Panen Raya Jagung di Banyuwangi
BULOG Jatim Gelontorkan 700 Ton SPHP dan 20 Ribu Liter Minyakita untuk Stabilkan Harga Pangan
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu
Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan
Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026
Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:18 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Panen Raya Jagung di Banyuwangi

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

BULOG Jatim Gelontorkan 700 Ton SPHP dan 20 Ribu Liter Minyakita untuk Stabilkan Harga Pangan

Senin, 8 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu

Senin, 1 Juni 2026 - 10:11 WIB

Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan

Berita Terbaru