Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep, Momentum Bangkitkan Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Batik Tulis Canteng Koneng, Didik Haryanto.

Owner Batik Tulis Canteng Koneng, Didik Haryanto.

SUMENEP, detikkota.com – Peringatan Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep mengusung tema “Ngopène Songènèp” menjadi momen penting bagi pelaku usaha lokal untuk terus berinovasi dan memperkuat sektor ekonomi kreatif dan UMKM.

Salah satu pelaku ekonomi kreatif yang turut memberikan pandangan adalah Didik Haryanto, Owner Batik Tulis Canteng Koneng, yang menilai bahwa Hari Jadi Sumenep tidak hanya sekadar perayaan sejarah, tetapi juga momentum mempertegas identitas ekonomi berbasis budaya lokal.

Menurut Didik, sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak utama perekonomian daerah, terutama di tengah perubahan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Batik, kerajinan, kuliner, hingga pariwisata lokal adalah kekayaan Sumenep yang jika dikembangkan secara terpadu, mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Ia menjelaskan, Batik Tulis Canteng Koneng yang lahir dari semangat pelestarian budaya Madura, kini menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi berbasis warisan tradisi.

“Kami tidak hanya menjual kain batik, tapi juga menjual cerita dan filosofi di balik setiap motifnya. Inilah nilai ekonomi kreatif yang membedakan produk lokal dari industri massal,” tambah Didik.

Dalam pandangannya, dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM dan ekonomi kreatif sudah cukup baik, namun masih perlu diperkuat dalam aspek pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, dan pembiayaan usaha.

“UMKM di Sumenep memiliki potensi luar biasa, tapi banyak yang belum siap bersaing di pasar global. Kita perlu sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha agar ekosistem ekonomi kreatif tumbuh berkelanjutan,” ujarnya.

Didik juga menekankan pentingnya branding daerah melalui produk khas Sumenep. “Kita punya kekayaan motif, budaya, dan kisah yang unik. Dengan strategi promosi yang tepat, batik Sumenep bisa menjadi ikon ekonomi kreatif Madura, khususnya Sumenep,” katanya.

Sebagai pelaku ekonomi kreatif, Didik berharap Hari Jadi Sumenep ke-756 menjadi titik refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam membangun ekonomi yang berakar pada nilai budaya.

“Kita harus menjadikan tradisi sebagai inspirasi untuk inovasi. Dari batik, kuliner, hingga kriya, semuanya bisa menjadi sumber kesejahteraan jika dikelola dengan visi dan kolaborasi,” tegasnya.

Ia juga mengajak generasi muda agar tidak ragu terjun ke dunia kreatif. “Anak muda Sumenep harus bangga dengan produk lokal. Karena dari kecintaan pada budaya sendiri, kita bisa menciptakan karya yang bernilai dan berdampak ekonomi,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026
Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor
Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500
Wajah Ekonomi Sumenep dari Pinggir Jalan Panglima Sudirman
Rupiah Masih Tertekan Meski Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen
Surat Mengendap Hampir Tiga Bulan, BTN Sumenep Baru Buka Suara Soal KPR dan Perumahan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 07:19 WIB

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:45 WIB

Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WIB

Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:25 WIB

BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB