Diskop UKM Perindag Sumenep Terapkan Retribusi Elektronik di Pasar Anom Baru

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pasar Anom Baru, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kab. Sumenep.

Suasana Pasar Anom Baru, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kab. Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menerapkan sistem penarikan retribusi elektronik (e-retribusi) bagi para pedagang Pasar Anom Baru. Tujuannya, untuk meminimalisir potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) pada sektor tersebut.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid menyatakan, tujuan lain penerapan e-retribusi untuk mendidik para pedagang pasar tradisional agar melek teknologi.

“Retribusi elektronik yang kami gunakan berupa Quick Response Code Indonesia Standard atau QRIS,” jelas Inung, panggilan akrab Chainur Rasyid, Rabu (27/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui QRIS, lanjutnya, retribusi yang dibayar oleh pedagang pasar langsung masuk ke kas daerah (Kasda), tanpa melalui petugas lapangan.

“Jadi, tidak ada potensi bagi siapapun untuk mengambil sebagian dari pendapatan retribusi, karena transaksinya secara elektronik, dan langsung tercatat secara otomatis di sistem aplikasi,” imbuhnya.

Bersamaan dengan perubahan sistem tersebut, kata Chainur Rasyid, Pemkab Sumenep juga menaikkan target PAD bidang retribusi dari Rp1,6 miliar menjadi Rp2,1 miliar.

“Kami yakin target ini bisa terpenuhi, karena hingga akhir semester pertama saja, PAD di bidang retribusi sudah mencapai 60 persen,” kata Inung optimis.

Selain bagi pedagang, penarikan retribusi elektronik juga diberlakukan pada retribusi parkir kendaraan kendaraan bermotor.

“Jadi, pengendara kendaraan bermotor tidak usah bayar parkir dengan uang cash, cukup bayar melalui QRIS,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan
Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:11 WIB

Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa

Berita Terbaru