Polres Sumenep Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi

Rabu, 29 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Sumenep, Kompol Arif Mahari memeriksa peralatan dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres setempat.

Wakapolres Sumenep, Kompol Arif Mahari memeriksa peralatan dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres setempat.

SUMENEP, detikkota.com – Polres Sumenep, Jawa Timur menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan dalam rangka kesiapan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi, di halaman Mapolres setempat, Rabu (29/11/2023).

Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan. Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin hingga gelombang panas.

Apel gelar pasukan dan peralatan dipimpin Wakapolres Sumenep, Kompol Arif Mahari dan dihadiri oleh personel Kodim 0827 Sumenep, Satpol PP, Dishub, BPBD, Basarnas dan Tagana Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko yang dibacakan oleh Wakapolres Kompol Arif Mahari menyampaikan, tujuan pelaksanaan apel siaga bencana untuk mensinergikan seluruh elemen masyarakat, pemerintah, TNI-Polri dan dunia usaha dalam menghadapi dan upaya mitigasi bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran masyarakat, khususnya bencana hidrometeorologi.

“Dalam kesempatan ini saya berpesan terutama kepada jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumenep beserta instansi terkait lain dan TNI-Polri agar terus melakukan mitigasi bencana dengan cara melakukan sosialisasi dan pemberdayaan kepada masyarakat. Bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama semua pihak, tidak hanya pemerintah saja,” kata Kapolres.

“Saya berharap, dengan kegiatan apel siaga bencana terpadu antara pemerintah, TNI-Polri dan elemen lainnya diharapkan dapat diwujudkan ketangguhan dalam menghadapi bencana dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat secara umum. Teruslah berjuang membangun kerjasama dengan seluruh stakeholder demi tugas kemanusiaan yang sangat mulia ini,” lanjutnya.

Dalam sambutan itu, Kapolres Sumenep mengatakan bahwa paradigma baru penanggulangan bencana, dari yang bersifat responsif saat ini berubah menjadi prefentif (pencegahan), dari bersifat sektoral menjadi multi sektoral (melibatkan semua komponen).

“Demikian juga dari inisiatif pemerintah menjadi tanggung jawab bersama TNI-Polri, masyarakat dan dunia usaha,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, upaya pengurangan resiko bencana merupakan hal yang sangat prioritas, yakni selalu mengidentifikasi dan memberikan peringatan dini kepada seluruh lapisan masyarakat tentang kebencanaan.

“Kita harus kreatif dan inovatif serta cerdas dalam membangun dan menciptakan budaya keselamatan dan ketahanan di semua tingkatan serta meminimalisir faktor-faktor resiko yang dapat menimbulkan resiko yang dapat menimbulkan kerugian serta memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam bencana,” jelasnya.

Menurutnya, Polres Sumenep telah siap, baik dari personil, peralatan maupun cara bertindak apabila terjadi bencana alam.

“Kami sudah melakukan pengecekan baik personil, peralatan maupun lainnya dipastikan siap. Diharapkan, kegiatan ini dapat mewujudkan ketangguhan dalam menghadapi bencana dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal
Bayi Perempuan Terluka Ditemukan di Desa Kolor, Polres Sumenep Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB