Tingkat Pelunasah Bipih 2024 Di Sumenep Masih Rendah

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CJH sedang mengurus administrasi pelunasan Bipih di Kantor Kemenag Sumenep.

CJH sedang mengurus administrasi pelunasan Bipih di Kantor Kemenag Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Tingkat pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) bagi para calon jemaah haji (CJH) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur masih rendah. Sejak dibuka pada 10 Januari 2024, hanya ada 292 jemaah yang melakukan pelunasan.

CJH Kabupaten Sumenep yang dinyatakan berhak melakukan pelunasan Bipih tahun 2024 sebanyak 835 jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid mengatakan, pelunasan Bipih yang dilakukan para CJH masih terus berjalan. Pihaknya tidak khawatir meski sampai saat ini belum separuh yang tercatat telah melunasi Bipih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika diprosentasekan memang baru sekitar 35 persen. Tapi waktunya masih cukup panjang, sampai 12 Februari 2024,” ucap Wasid, Selasa (23/1/2024).

Mantan Sekretaris PC GP Anshor Sumenep itu menuturkan, setiap hari proses pelunasan Bipih terus bertambah.

“Sumenep ini cukup bagus kok pelunasannya. Bahkan kalau tidak salah, tercatat nomor 5 tertinggi se-Jawa Timur untuk CJH yang sudah melakukan pelunasan,” tambahnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan para calon jemaah belum melakukan pelunasan Bipih. Di antaranya, masih disibukkan dengan proses pengurusan paspor. Selain itu, ada beberapa yang masih menunggu lengkapnya keuangan untuk bisa melakukan pelunasan.

“Tapi sejauh ini tidak ada kendala yang berarti. Saya sudah berkoordinasi secara internal. Kemudian menghubungi KUA-KUA per kecamatan, juga ke grup-grup para CJH mengingatkan tentang batas waktu pelunasan Bipih,” tegas Wasid.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB