BMKG Sumenep: Bibit Badai Menjauh, Warga Diminta Waspadai Cuaca Pancaroba

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Stasiun Meteorologi Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto memberikan keterangan terkait perkembangan kondisi cuaca di wilayah Sumenep, Senin (09/03/2026).

Kepala Stasiun Meteorologi Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto memberikan keterangan terkait perkembangan kondisi cuaca di wilayah Sumenep, Senin (09/03/2026).

SUMENEP, detikkota.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Trunojoyo Sumenep menyampaikan bahwa kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sumenep dan sekitarnya diperkirakan mulai membaik setelah bibit badai yang sebelumnya terpantau di selatan Indonesia bergerak menjauh.

Kepala Stasiun Meteorologi Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto menjelaskan, bibit badai yang sebelumnya berada di selatan Nusa Tenggara Timur kini telah bergerak menuju daratan Australia dan melemah menjadi sistem tekanan rendah biasa.

“Bibit badai yang sebelumnya berada di selatan NTT saat ini sudah masuk ke daratan Australia dan berubah menjadi tekanan rendah biasa, sehingga pengaruhnya terhadap wilayah Indonesia mulai berkurang,” ujar Ari, Senin (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, bibit badai lain yang sempat terpantau di selatan Pulau Jawa juga dilaporkan bergerak ke arah barat daya dan menjauh dari wilayah Indonesia. Kondisi tersebut membuat situasi cuaca di wilayah Sumenep untuk sementara relatif lebih kondusif.

Meski demikian, Ari mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan karena saat ini Indonesia sedang memasuki masa pancaroba atau peralihan musim. Pada periode ini, perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat dan tidak menentu, seperti hujan tiba-tiba yang disertai angin kencang.

Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan kondisi cuaca yang mulai membaik untuk melakukan langkah antisipasi di lingkungan sekitar, seperti memangkas pohon yang terlalu rimbun atau menebang pohon yang berpotensi membahayakan.

BMKG Sumenep berharap masyarakat terus memantau informasi cuaca resmi dan tetap berhati-hati selama masa peralihan musim berlangsung guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Penulis : M

Editor : Id/Red

Berita Terkait

BELA PURWAKARTA APRESIASI BENNI IRWAN, ABADI DALAM SILATURAHMI
PD-MIOI Purwakarta Sampaikan Selamat kepada Drs. H. Benni Irwan, M.Si., MA atas Penunjukan sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pembangunan
Satpol PP Surabaya Segel Tiga Toko Miras, Puluhan Botol Diamankan
Pemkab Banyuwangi Peringati Hari Jadi Jawa Timur, Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,65 Persen
Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:47 WIB

BELA PURWAKARTA APRESIASI BENNI IRWAN, ABADI DALAM SILATURAHMI

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:31 WIB

PD-MIOI Purwakarta Sampaikan Selamat kepada Drs. H. Benni Irwan, M.Si., MA atas Penunjukan sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pembangunan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Pemkab Banyuwangi Peringati Hari Jadi Jawa Timur, Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,65 Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Berita Terbaru