PHE WMO Aktifkan Anjungan yang Berkontribusi Tambah 1.000 BPH

Rabu, 2 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, detikkota.com – PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) mulai mengaktifkan kembali anjungan PHE-12 yang berada 50 km dari bibir pantai Kabupaten Bangkalan, Madura, Provinsi Jawa Timur.

Anjungan PHE-12 yang terdiri dari 2 sumur yaitu PHE-12 A1 dan PHE-12 A3, berhasil start up pada 16 November 2020 untuk sumur A1 dan 24 November 2020 untuk sumur A3.

Taufik Aditiyawarman, Direktur Pengembangan dan Produksi PHE menjelaskan, pelaksanaan proyek ini menjalankan komitmen OTOBOSOR (on time, on budget, on scope dan on return).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bersyukur Anjungan PHE 12 ini dapat berproduksi kembali sesuai yang direncanakan. Proyek ini diharapkan dapat menambah produksi migas sebesar 1.000 BOPD bagi PHE WMO,” ujar Taufik.

Rangkaian kegiatan reaktivasi anjungan PHE-12 ini dimulai sejak 21 Februari 2020 dengan proses First Cut (Jacket fabrication), load out Topside dan Jacket, Sailaway, instalasi Jacket dan Topside serta penyelesaian hook up dan pre-commissioning pada 26 Oktober 2020 yang juga lebih cepat dari rencana target yaitu 7 November 2020.

Pelaksanaan proyek PHE-12 yang berjalan di masa pandemi Covid-19 memiliki tantangan yang tinggi. Selain resiko operasi yang tergolong high risk, tim juga harus ekstra dalam menerapkan protokol kesehatan di lapangan.

General Manager PHE WMO, Dwi Mandhiri menambahkan bahwa sejak First Cut (jacket fabrication) pada Februari lalu hingga Start Up di bulan November 2020, proyek ini dapat dilaksanakan tanpa adanya kecelakaan kerja dengan total 601,603 safe man hours (zero incident) serta tidak ditemukan kasus konfirmasi Covid-19.

“Apresiasi setinggi tingginya kepada semua tim dan semua pihak atas usaha dan kerja kerasnya sehingga proyek berjalan lancar dan aman. Hal ini menunjukkan penerapan K3LL selalu menjadi fokus dan prioritas PHE WMO agar proyek ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkas Dwi Mandhiri. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Nobar Film Anak, Bupati Banyuwangi Berbagi Keceriaan
Lesbumi NU Sumenep Gelar Diskusi Kesenian, Tekankan Peran Seni sebagai Media Dakwah
PMII INKADHA Soroti Kerusakan Jalan Manding–Batuputih Jelang Idulfitri
Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik dengan 7 Bus
Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi
Pemkab Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik untuk Lebaran 1447 H
Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Salurkan Sembako untuk Mahasiswa Jelang Idulfitri
KJS Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wabup Sumenep Turut Mendampingi

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:33 WIB

Nobar Film Anak, Bupati Banyuwangi Berbagi Keceriaan

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:29 WIB

Lesbumi NU Sumenep Gelar Diskusi Kesenian, Tekankan Peran Seni sebagai Media Dakwah

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:21 WIB

PMII INKADHA Soroti Kerusakan Jalan Manding–Batuputih Jelang Idulfitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:20 WIB

Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:23 WIB

Pemkab Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik untuk Lebaran 1447 H

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama anak yatim saat mengikuti kegiatan nonton bareng film Na Willa di bioskop.

Daerah

Nobar Film Anak, Bupati Banyuwangi Berbagi Keceriaan

Kamis, 19 Mar 2026 - 13:33 WIB

Fauzi As

Opini

Dua Wajah Negara

Kamis, 19 Mar 2026 - 00:34 WIB