BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan BBS Sekolah, Solusi Mengatasi Risiko Penyalahgunaan Dana Tabungan

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Hairil Fajar saat menjelaskan mekanisme BBS Sekolah

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Hairil Fajar saat menjelaskan mekanisme BBS Sekolah

SUMENEP, detikkota.com – Setelah jalankan program Bismillah Gerakan Melayani Simpanan Pelajar (Berani Simpel), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar tingkatkan inovasinya melalui aplikasi BBS Sekolah.

Program ini menggunakan konsep keagenan sekolah sebagai perantara antara bank dan siswa dalam kegiatan menabung. Hal itu bertujuan untuk mengatasi risiko penyalahgunaan dana tabungan yang sering muncul akibat sistem tabungan pelajar yang dikumpulkan melalui satu rekening atas nama guru.

“Mekanismenya nanti pihak sekolah melakukan scan barcode untuk mengetahui jumlah total tabungan yang disetor melalui agen, jadi jumlah total dan rinciannya tidak mungkin bisa dimanipulasi,” kata Direktur utama PT BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, Selasa (12/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aplikasi digital ini hadir khusus bagi lembaga pendidikan, baik SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep. Sistem baru ini, dijalankan oleh petugas Bank BPRS Bhakti Sumekar dan pihak sekolah, yang langsung terintegrasi ke tabungan siswa masing-masing.

“Kami mengajak semua sekolah, baik negeri maupun swasta, untuk berpartisipasi dalam program ini. Setiap sekolah akan memiliki petugas yang bertindak sebagai mitra bank, dan petugas tersebut berkolaborasi untuk membantu siswa dalam proses menabung,” sambungnya.

Ke depan, ia juga menyatakan akan memberikan apresiasi khusus kepada sekolah-sekolah yang telah menerapkan sistem BBS Sekolah dengan baik demi mengajarkan menabung sejak dini kepada siswanya.

“Kami harap para guru yang berpartisipasi diharapkan memiliki semangat yang tulus, seperti pengajar-pengajar terdahulu yang penuh dedikasi untuk mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak,” jelasnya.

Dijelaskan juga bahwa sistem tabungan Berani Simpel melalui BBS Sekolah ini memungkinkan siswa untuk mulai menabung dengan nominal yang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp1.000.

Program ini selaras dengan ketentuan pemerintah untuk mendorong budaya menabung di kalangan anak-anak dan pelajar, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 114 Tahun 2020.

Sebelumnya, kata Fajar, Berani Simpel dari BPRS Bhakti Sumekar telah mendapatkan penghargaan sebagai Bank yang mengedukasi dan mendukung Program Satu Rekening Sayu Pelajar (Kejar) Award 2024 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan telah diapresiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“BBS Sekolah tidak hanya bermanfaat untuk siswa di perkotaan, tetapi juga menyasar sekolah-sekolah di pedesaan dan pesantren,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, program ini dipandang sebagai wujud nyata kolaborasi antara sekolah, yang diwakili oleh guru, dan bank sebagai mitra, guna mendukung program inklusi keuangan di Indonesia.

“Dengan BBS Sekolah ini, siswa dapat merasakan pengalaman menabung secara aman, didukung oleh pengawasan pihak sekolah dan bank,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kepala SMPN 3 Bojong Akui Kebenaran Informasi Terkait Perilaku Tiga Siswa
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Bunda PAUD Kota Probolinggo Monitoring Program MBG di TK Tunas Harapan
Sekolah di Ra’as Sumenep Diduga Tak Gelar KBM di Hari Aktif, PMII UPI Desak Disdik Bertindak
Pemkot Surabaya Umumkan Hasil Administrasi dan Jadwal Seleksi Lanjutan Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel
Tinjau Langsung, Disdik Sumenep Akui Bangunan SMPN 2 Kalianget Sudah Tua
Pembatasan Gawai di Sekolah Mulai Tunjukkan Dampak Positif di Surabaya

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WIB

Kepala SMPN 3 Bojong Akui Kebenaran Informasi Terkait Perilaku Tiga Siswa

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:09 WIB

Bunda PAUD Kota Probolinggo Monitoring Program MBG di TK Tunas Harapan

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:51 WIB

Sekolah di Ra’as Sumenep Diduga Tak Gelar KBM di Hari Aktif, PMII UPI Desak Disdik Bertindak

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:50 WIB

Pemkot Surabaya Umumkan Hasil Administrasi dan Jadwal Seleksi Lanjutan Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026

Berita Terbaru