Kepala Bappeda Sumenep Paparkan Program Tingkatkan Pembangunan Daerah di Ranwal RKPD 2026

Sabtu, 1 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pembangunan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya pada Forum Konsultasi Publik dalam rangka Rancangan Awal (Ranwal) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, yang diadakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan masukan berbagai program.

“Kami menyambut baik acara ini sebagai langkah positif, dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam mencapai tujuan pembangunan yang merata khususnya di Kabupaten Sumenep,” kata Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Arif Firmanto, mengutip media center Sumenep, Sabtu (01/02/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya pada RKPD itu untuk meningkatkan pembangunan di daerah, memberikan masukan berbagai program, sebagai elemen penting dalam memastikan perumusan kebijakan yang mencerminkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

“Kabupaten Sumenep secara geografis terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan, tentu saja membutuhkan perhatian terutama untuk wilayah kepulauan, dalam penyediaan infrastruktur dasar dan penunjang konektivitas yang mumpuni menjadi tantangan utama,” terangnya.

Melalui Ranwal RKPD 2026 beberapa masukan program Kabupaten Sumenep untuk mendapat dukungan pemerintah, di antaranya sumber daya air, bidang kesehatan, pengembangan wilayah/daerah kepulauan, peningkatkan infrastruktur yang mendukung konektivitas, seperti reaktivasi air strip Masalembu, percepatan Bandara Kangean, dan kegiatan provinsi agar turut memprioritaskan lokasi di kepulauan.

“Forum ini momentum penting untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan antara pemerintah daerah, pusat dan provinsi, dalam rangka memastikan keselarasan antara kebijakan nasional dan kebutuhan pembangunan daerah,” jelasnya.

Arif Firmanto menyatakan, pembangunan dalam perencanaannya sangat penting menerapkan prinsip partisipasi publik, supaya program pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Karena pembangunan di segala sektor berhasil jika tidak hanya bergantung pada pemerintah saja, tetapi pada sinergi dengan elemen masyarakat, dunia usaha dan akademisi.

“Pemerintah dan elemen masyarakat hendaknya saling mengintregasikan pemikiran untuk mempercepat pembangunan daerah, pada umumnya seluruh Kabupaten atau Kota di Jawa Timur agar lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Timur 2026 yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Jumat (31/01/2025) kemarin, diikuti 29 instansi, termasuk perangkat daerah lingkup Pemprov Jatim, Bappeda kabupaten/kota di Jawa Timur, akademisi, ormas, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, mitra pembangunan, dan instansi vertikal/lembaga semi pemerintah.

Pada acara itu dilakukan penandatanganan berita acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Timur 2026 oleh perwakilan peserta.

Berita Terkait

Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM
Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal
Disdukcapil Sumenep Tembus 99 Persen Layanan, Andalkan Inovasi Digital dan Jemput Bola hingga Kepulauan
Bupati Lumajang Tekankan Sinergi dengan Media untuk Perkuat Pemahaman Publik
Wabup Purwakarta Kunjungi Sejumlah Dinas, Tegaskan Agenda Silaturahmi dan Evaluasi Program
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Stabil di Atas 5,5 Persen
Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:00 WIB

Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:52 WIB

Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal

Jumat, 10 April 2026 - 23:57 WIB

Disdukcapil Sumenep Tembus 99 Persen Layanan, Andalkan Inovasi Digital dan Jemput Bola hingga Kepulauan

Jumat, 10 April 2026 - 11:48 WIB

Bupati Lumajang Tekankan Sinergi dengan Media untuk Perkuat Pemahaman Publik

Berita Terbaru