Untuk Mempermudah dan Mendekatkan Masyarakat dengan Layanan Kesehatan, Dinkes P2KB Sumenep Luncurkan ILP

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Kesehatan dan P2KB Kabupaten Sumenep meluncurkan Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai usaha, agar layanan kesehatan di tingkat paling bawah dapat diakses dengan mudah dan gratis. Selain untuk mendekatkan masyarakat dengan Layanan Kesehatan ini juga adalah bagian dari usaha Pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk menekan angka kemiskinan.

Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., menjelaskan, ILP adalah merupakan upaya mengembalikan ruh Puskesmas menjadi lebih baik dan betul-betul fokus ke promotif dan preventif, sebagai tanggung jawabnya untuk memantau permasalahan kesehatan di wilayah kerjanya.

“Secara aktif Puskesmas akan melakukan pemantauan kesehatan di wilayahnya sampai di tingkat desa hingga RT/RW oleh petugas kesehatan mulai dari Posyandu dan kader,” jelas dr. Ellya, Jumat (07/03/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dengan ILP masyarakat tidak harus selalu berobat ke Puskesmas induk. Karena, pemeriksaan kesehatan kini tersedia di tingkat dusun dengan tenaga kesehatan yang profesional dan terpenting bisa melayani masyarakat pengguna BPJS Kesehatan dan KTP.

“Masyarakat dapat memeriksakan kesehatannya semakin mudah dan tanpa harus dipungut biaya, bahkan program ILP tersebut juga memungkinkan masyarakat dikunjungi oleh tenaga kesehatan tanpa harus pergi ke Puskesmas,” tegasnya.

Mantan Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan Dungkek tersebut juga menjelaskan, ILP juga menjadi ujung tombak dalam usaha Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk zero tengkes (stunting) 2025 bisa tercapai.

“Dengan kondisi semakin dekatnya masyarakat dengan fasilitas kesehatan, dan penekanan angka tengkes, maka diharapkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep dapat ditekan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas
Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026
Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman
KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Berita Terbaru