Sumur Bor di Dusun Paojajar Sumenep Semburkan Air Setinggi 15-20 dan Keluarkan Aroma Gas, Warga Diminta Waspada

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumur bor yang mengeluarkan semburan air setinggi 15-20 meter serta aroma gas, di Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Sumur bor yang mengeluarkan semburan air setinggi 15-20 meter serta aroma gas, di Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Warga Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan fenomena sumur bor yang mengeluarkan semburan air setinggi 15-20 meter serta aroma gas, namun tanpa adanya nyala api. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (11/03/2025), sekitar pukul 06.00 WIB, di lahan milik keluarga almarhum Sabura.

Pengeboran sumur ini sendiri telah dimulai sejak Juni 2024 menggunakan alat bor milik Apel Suji. Sumur dengan kedalaman 56 meter tersebut dibuat dengan tujuan pengairan sawah, menggunakan 15 casing paralon berukuran 4 dim. Namun, pada Selasa pagi, warga setempat dikejutkan dengan keluarnya semburan air yang tinggi, disertai aroma gas yang tercium di sekitar lokasi.

Menanggapi kejadian ini, sekitar pukul 14.00 WIB, Kapolsek Pasongsongan IPTU Harianto bersama tiga personel Polsek serta anggota Koramil Pasongsongan langsung mendatangi lokasi pengeboran untuk melakukan pemantauan serta memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendekati area tersebut demi keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi sumur bor guna menghindari kemungkinan bahaya akibat adanya aroma gas yang tercium di sekitar area pengeboran,” ujar Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Rabu (12/03/2025).

Pihak berwenang masih melakukan pemantauan terhadap kondisi sumur bor tersebut guna mengantisipasi risiko yang dapat terjadi. Masyarakat setempat diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan jika ada perkembangan yang mencurigakan di lokasi tersebut.

Berita Terkait

Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Identitas Korban Laka Tunggal di Sumenep Terungkap, Pelajar 16 Tahun Meninggal Dunia
Laka Tunggal di Sumenep, Pengendara Tewas Tanpa Identitas
Tabrakan Maut Dini Hari, Mahasiswa Tewas Usai Dihantam Truk
Kecelakaan di Jalan Pamekasan–Sumenep, Pengendara Motor Terluka
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:27 WIB

Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api

Sabtu, 11 April 2026 - 11:21 WIB

Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep

Selasa, 7 April 2026 - 10:37 WIB

Identitas Korban Laka Tunggal di Sumenep Terungkap, Pelajar 16 Tahun Meninggal Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 22:27 WIB

Laka Tunggal di Sumenep, Pengendara Tewas Tanpa Identitas

Minggu, 5 April 2026 - 12:54 WIB

Tabrakan Maut Dini Hari, Mahasiswa Tewas Usai Dihantam Truk

Berita Terbaru