Identitas Korban Laka Tunggal di Sumenep Terungkap, Pelajar 16 Tahun Meninggal Dunia

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Petugas Satlantas Polres Sumenep saat melakukan olah TKP kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, yang menewaskan seorang pelajar.

Ilustrasi Petugas Satlantas Polres Sumenep saat melakukan olah TKP kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, yang menewaskan seorang pelajar.

SUMENEP, detikkota.com – Identitas korban kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Kabupaten, Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Tegar Rahmat Nor Muhammad (16), seorang pelajar asal Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep.

Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX 135 bernomor polisi M 4174 VE dari arah timur ke barat.

“Diduga pengendara kurang konsentrasi sehingga menabrak tiang listrik di bahu jalan sebelah selatan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat benturan tersebut, korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan dengan kerugian material ditaksir sekitar Rp2 juta.

Polisi sempat mengalami kesulitan mengidentifikasi korban karena tidak ditemukan identitas saat kejadian. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penelusuran nomor kendaraan, olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga identifikasi melalui sidik jari dan ciri fisik.

Petugas juga mendatangi pemilik lama kendaraan yang terdaftar di STNK, namun diketahui motor tersebut telah lama dijual dan tidak diketahui pembelinya.

“Identitas korban akhirnya diketahui setelah pihak keluarga datang ke RSUD Sumenep dan memastikan berdasarkan ciri fisik serta barang yang dikenakan korban,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kecocokan, termasuk tanda tahi lalat di pipi kanan dan bekas luka di bagian perut korban.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, yang diwakili oleh ayah kandungnya, Akhmad Saleh. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan tuntutan atau klaim asuransi.

Polisi memastikan telah melakukan serangkaian penanganan, mulai dari evakuasi korban, olah TKP, hingga koordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban.

Kasus kecelakaan ini dinyatakan sebagai laka tunggal yang disebabkan oleh kelalaian pengendara.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran
Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Laka Tunggal di Sumenep, Pengendara Tewas Tanpa Identitas
Tabrakan Maut Dini Hari, Mahasiswa Tewas Usai Dihantam Truk
Kecelakaan di Jalan Pamekasan–Sumenep, Pengendara Motor Terluka
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran

Senin, 27 April 2026 - 17:39 WIB

Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Sabtu, 18 April 2026 - 16:27 WIB

Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api

Sabtu, 11 April 2026 - 11:21 WIB

Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep

Selasa, 7 April 2026 - 10:37 WIB

Identitas Korban Laka Tunggal di Sumenep Terungkap, Pelajar 16 Tahun Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB