Bocah 9 Tahun di Sampang Ditemukan Meninggal di Sungai

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun bernama Fajri Hasbullah yang ditemukan meninggal di Sungai.

Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun bernama Fajri Hasbullah yang ditemukan meninggal di Sungai.

SAMPANG, detikkota.com – Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun bernama Fajri Hasbullah dilaporkan meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Dusun Kanjar, Desa Kanjar, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang pada Jumat (24/05/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban adalah warga Dusun Masaran, Desa Kodak, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

“Korban bersama lima temannya berangkat berenang ke sungai usai salat Jumat. Sekitar pukul 13.30 WIB, kami menerima informasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” terang Plh. Kapolres Sampang, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Gama Rizaldi, S.H.

Dari hasil keterangan yang dihimpun, korban pergi ke sungai bersama lima rekannya yang berinisial A (19), F (12), A (12), dan F (10). Mereka berangkat tak lama setelah menunaikan ibadah salat Jumat. Namun nahas, Fajri diduga tenggelam saat berenang dan tidak sempat diselamatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua korban, Nusih, yang saat itu sedang berada di sawah, mendapat kabar duka bahwa anaknya telah tenggelam. Ia segera pulang ke rumah dan mendapati sang anak sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan telah membuat surat pernyataan resmi penolakan tersebut. Polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden anak tenggelam saat bermain di sungai, dan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat anak-anak bermain di area berbahaya tanpa pengawasan orang dewasa.

Berita Terkait

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Kejadian
Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Berita Terbaru