Dinas Peternakan Bangkalan Pastikan Hewan Kurban Sehat Sebelum Dilalulintaskan

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, detikkota.com – Untuk memastikan hewan kurban yang akan dikirim keluar daerah dalam kondisi sehat dan bugar, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bangkalan terus melakukan pengawasan terhadap lalu lintas hewan.

Seluruh hewan yang hendak dilalulintaskan wajib menjalani pemeriksaan kesehatan secara klinis oleh dokter hewan atau paramedik, serta harus telah mendapatkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bangkalan melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan), Ali Makki, menjelaskan bahwa sejak munculnya kasus PMK pada tahun 2022, Pihaknya telah menghentikan pemeriksaan dan penerbitan dokumen lalu lintas hewan di cek point Petapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menyusul penutupan pos tersebut oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, karena berada di bawah kewenangan provinsi.

Namun, pelayanan pemeriksaan kesehatan hewan dan penerbitan Sertifikat Veteriner tetap berjalan di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bangkalan.

“Sejak tahun 2022 hingga sekarang, pelayanan di kantor dinas tetap buka dan berjalan. Pemeriksaan serta penerbitan dokumen dilakukan langsung dari kantor,” jelas Ali Makki.

Ia menegaskan bahwa dokumen lalu lintas hanya akan diterbitkan apabila hewan telah dinyatakan sehat secara klinis dan sudah divaksinasi PMK.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban benar-benar bebas dari penyakit dan layak untuk dikurbankan maupun dikirim ke luar daerah.

“Kesehatan hewan adalah prioritas. Kami pastikan bahwa setiap hewan yang keluar dari Bangkalan bebas dari penyakit dan aman untuk dilalulintaskan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru