Dinkes Pamekasan Imbau Warga Waspada Terhadap Gejala Covid-19

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Varian Omicron.

Varian Omicron.

PAMEKASAN, detikkota.com – Kasus Covid-19 di Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan sejak awal tahun 2025. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat lonjakan ini terutama disebabkan oleh subvarian Omicron JN.1, yang memiliki daya tular tinggi meskipun tidak tergolong mematikan.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau penyebaran varian ini secara nasional, termasuk koordinasi dengan berbagai daerah untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

Sejak Januari 2025, Kementerian Kesehatan telah mendeteksi 72 kasus subvarian Omicron JN.1 di berbagai wilayah. Varian ini juga mendominasi peningkatan kasus di sejumlah negara tetangga seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi situasi ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, dr. Saifuddin, mengimbau masyarakat, terutama warga Pamekasan yang saat ini berada di luar daerah, untuk tetap waspada terhadap gejala Covid-19 dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Kami mengingatkan warga Pamekasan di luar daerah agar waspada terhadap gejala Covid-19 seperti batuk, pilek, dan sesak napas. Jaga jarak dengan orang yang menunjukkan gejala tersebut, gunakan masker, rajin mencuci tangan, dan jaga stamina agar imun tetap kuat,” ujar Dr. Saifuddin, Sabtu (07/06).

Imbauan yang sama juga disampaikan kepada seluruh masyarakat di Pamekasan, melalui media massa, kelompok potensial, dan komunitas lokal. Ia meminta fasilitas kesehatan (faskes) untuk tetap waspada terhadap kasus-kasus yang menunjukkan gejala mirip Covid-19.

“Kami terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai saluran. Kami juga meminta seluruh faskes untuk lebih peka terhadap gejala-gejala Covid-19, agar bisa ditangani sejak dini,” tambahnya.

Dinkes Pamekasan menekankan bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mematuhi protokol menjadi kunci penting dalam mencegah penularan yang lebih luas.

“Waspada bukan berarti panik. Justru dengan langkah pencegahan yang konsisten, kita bisa menekan penyebaran virus,” pungkas Dr. Saifuddin.

Berita Terkait

KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda
KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila
BMKG Prediksi Cuaca Jawa Timur Dominan Cerah Berawan Hari Ini
Rutan Sumenep Sembelih Lima Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
Pemkab Sumenep Buka Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar
Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru
Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:59 WIB

KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda

Senin, 1 Juni 2026 - 11:28 WIB

KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:29 WIB

BMKG Prediksi Cuaca Jawa Timur Dominan Cerah Berawan Hari Ini

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:26 WIB

Rutan Sumenep Sembelih Lima Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Sumenep Buka Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar

Berita Terbaru