Kepala Bappeda Sumenep Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arif menilai keterlibatan mahasiswa dalam memahami dan memberi masukan terhadap dokumen perencanaan tersebut sangat penting, sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan daerah.

Arif menilai keterlibatan mahasiswa dalam memahami dan memberi masukan terhadap dokumen perencanaan tersebut sangat penting, sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan daerah.

SUMENEP, detikkota.com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berperan sebagai pengkritik, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Arif saat menjadi narasumber dalam Kongres VI Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumenep yang digelar di Institut Kariman Wirayuda (INKADHA), Minggu (29/6/2025).

“Mahasiswa jangan hanya puas menyuarakan tuntutan, tetapi juga harus aktif menyumbangkan gagasan,” ujar Arif di hadapan peserta kongres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sumenep tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun ke depan. Draf RPJMD tersebut sedang dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumenep.

Arif menilai keterlibatan mahasiswa dalam memahami dan memberi masukan terhadap dokumen perencanaan tersebut sangat penting, sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan daerah.

Selain itu, ia menekankan perlunya mahasiswa memahami skema pembangunan dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten agar kontribusi yang diberikan lebih bermakna dan tidak semata-mata reaksioner.

Kongres VI BEM Sumenep kali ini mengangkat tema “Merawat Nalar Kritis Mahasiswa dalam Menakar Kebijakan Publik: Demokrasi atau Sekadar Aksi?”, sebagai wadah refleksi peran mahasiswa dalam dinamika kebijakan publik. Kegiatan ini juga menjadi forum dialog antara mahasiswa dan perencana kebijakan daerah.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru