Babinsa Koramil Sapeken Tinjau Perkembangan Balita Terdampak Tengkes

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Babinsa Koramil 19/Sapeken Kodim 0827/Sumenep, Serka Harianto, melakukan komunikasi sosial sekaligus pemantauan tumbuh kembang balita yang terdampak tengkes di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Senin (30/06/2025).

Babinsa Koramil 19/Sapeken Kodim 0827/Sumenep, Serka Harianto, melakukan komunikasi sosial sekaligus pemantauan tumbuh kembang balita yang terdampak tengkes di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Senin (30/06/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Dalam upaya mendukung percepatan penurunan angka tengkes (stunting), Babinsa Koramil 19/Sapeken Kodim 0827/Sumenep, Serka Harianto, melakukan komunikasi sosial sekaligus pemantauan tumbuh kembang balita yang terdampak tengkes di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Senin (30/06/2025).

Serka Harianto menjelaskan bahwa salah satu langkah penting dalam penanganan tengkes adalah melakukan pemantauan dan monitoring secara berkala terhadap pertumbuhan anak. Hal ini bertujuan agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan menjadi harapan bangsa di masa depan.

“Pendataan yang akurat terkait kasus tengkes sangat dibutuhkan agar tidak terjadi kelalaian dalam penanganan gizi buruk pada balita,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, banyak orang tua belum menyadari tanda-tanda gangguan pertumbuhan akibat masalah gizi kronis. Oleh karena itu, edukasi kepada orang tua sangat penting untuk mencegah dan menangani tengkes secara tepat.

Program percepatan penurunan tengkes menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk TNI AD melalui peran aktif Babinsa. Selain membantu proses pendataan, Babinsa juga terlibat langsung di lapangan dalam memantau dan mengecek kondisi anak-anak yang terdampak.

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru