Tak Ingin Kalah Indah Dari Lembur Pakuan, Lurah Dangdeur Sulap Lingkungan di Tiap RW Jadi Bersih, Tertata dan Indah

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, detikkota.com — Pemerintah Kelurahan Dangdeur, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar kegiatan kerja bakti bersama warga di masing-masing lingkungan Rukun Warga (RW) pada Jumat (4/7/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan indah.

Lurah Dangdeur, Irfan Imamul Haqiqi, S.STP., M.M., mengatakan bahwa program tersebut merupakan upaya mewujudkan wajah baru Kelurahan Dangdeur. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga yang turut aktif dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, pada hari Jumat kemarin kami bersama warga melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing RW untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan indah,” ujarnya, Senin (7/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Irfan, penataan lingkungan yang baik akan berdampak positif bagi masyarakat, bahkan dapat menarik perhatian publik. Ia mencontohkan kawasan Lembur Pakuan yang kini ramai dikunjungi masyarakat karena dinilai bersih dan tertata.

“Lingkungan yang bersih dan tertata bisa menarik minat masyarakat untuk berkunjung. Ini jadi motivasi bagi kami agar Dangdeur tidak kalah indah dari Lembur Pakuan,” katanya.

Ke depan, pihak kelurahan berencana menjadikan kegiatan kerja bakti sebagai agenda rutin mingguan. Irfan berharap, rutinitas ini dapat memperkuat semangat gotong royong warga sekaligus mewujudkan visi kelurahan yang sehat dan bersih.

“Kami ingin menjadikan kegiatan ini rutin setiap minggu. Warga juga antusias, sehingga kesadaran akan kebersihan tumbuh dengan sendirinya. Ini sejalan dengan motto Kelurahan Dangdeur, yaitu ‘Dangdeur Cageur’—bersih, tertata, dan bebas dari sampah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru