Surabaya dan Halmahera Selatan Teken MoU Penguatan Inovasi Layanan Publik dan Ekonomi

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan resmi menjalin kerja sama strategis yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Sidang Balai Kota Surabaya, Rabu (9/7/2025).

MoU ini mencakup penguatan inovasi layanan publik, pengembangan teknologi, perdagangan, serta pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam (SDA). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, disaksikan sejumlah pejabat dari kedua daerah.

Wali Kota Eri menyambut baik kolaborasi ini dan menekankan pentingnya sinergi antardaerah untuk mendukung pembangunan bersama. Ia menyoroti potensi besar Halmahera Selatan di sektor maritim, yang menurutnya bisa menopang kebutuhan logistik di Surabaya, termasuk distribusi hasil laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Potensi laut Halmahera Selatan sangat luar biasa. Kita bisa sinergikan pengiriman logistik dan pemanfaatan SDA untuk saling melengkapi,” kata Eri.

Eri juga mengungkapkan rencana pengembangan gudang penyimpanan (storage) di kedua wilayah untuk mendukung rantai pasok komoditas. Selain itu, kerja sama juga akan melibatkan Koperasi Merah Putih dari masing-masing daerah sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Kerja sama ini tidak berhenti di layanan publik, tapi juga menyentuh sektor ekonomi. Kita ingin wujudkan kolaborasi nyata antarwilayah,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh kesepakatan dalam MoU akan direalisasikan secara konkret, bukan sekadar menjadi dokumen formal. Surabaya dan Halmahera Selatan akan saling mendukung melalui keunggulan masing-masing.

Senada dengan itu, Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menyambut baik kerja sama ini dan menyebutnya sebagai momentum penting bagi kedua daerah.

“Kami sangat bahagia dapat bertemu langsung dengan Wali Kota Surabaya dan menandatangani MoU ini. Ini menjadi langkah awal pengembangan bersama di berbagai sektor,” ujar Bassam.

Bassam berharap kolaborasi tersebut dapat mempercepat reformasi birokrasi, optimalisasi SDA, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua wilayah. Ia juga menekankan pentingnya realisasi kerja sama hingga sektor ekonomi yang lebih luas.

Sebagai informasi, ruang lingkup awal kerja sama meliputi penyelenggaraan riset, transfer pengetahuan atas inovasi daerah, pelatihan bersama, serta penyediaan narasumber untuk berbagi praktik terbaik. Keduanya juga menjajaki kolaborasi lanjutan di bidang kelautan, perdagangan, dan pengelolaan SDA.

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru