Jatim Raih NTE KTH Tertinggi Nasional, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Tani Hutan (NTE KTH) Jawa Timur tertinggi Nasional.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Tani Hutan (NTE KTH) Jawa Timur tertinggi Nasional.

MOJOKERTO, detikkota.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi atas capaian Nilai Transaksi Ekonomi Kelompok Tani Hutan (NTE KTH) Jawa Timur yang berhasil menjadi yang tertinggi secara nasional. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Sinergi Rimbawan di Wisata Bukit Kayoe Putih, Kabupaten Mojokerto, Selasa (22/7/2025).

Jawa Timur tercatat menyumbang 43,85 persen dari total NTE Nasional dengan nilai lebih dari Rp777 miliar dalam periode Januari hingga 21 Juli 2025. Sebelumnya, pada 10 Desember 2024, provinsi ini juga menerima penghargaan dari Menteri Kehutanan atas capaian NTE KTH tahun lalu yang mencapai Rp619,9 miliar atau 47,57 persen dari total nasional.

“Ini semua berkat hilirisasi dan inovasi yang terus dilakukan oleh masyarakat kehutanan di Jatim,” ujar Gubernur Khofifah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi berbagai pihak dalam sektor kehutanan, Gubernur Khofifah menyerahkan penghargaan kepada 46 penerima dari lima kategori, meliputi pemerintah daerah, BUMN/BUMD/NGO, serta pelaku usaha kehutanan dan kelompok tani hutan.

Di kesempatan itu pula, diluncurkan An-Nahl Science Techno Park yang akan menjadi pusat inovasi budidaya lebah madu, serta Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan Rakyat (SIPUHH-R). Kedua inisiatif ini diharapkan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat berbasis hasil hutan.

Khofifah juga melakukan penanaman simbolis bibit pohon maja dalam kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), diikuti oleh penanaman pohon pule oleh Staf Ahli Menteri Kehutanan dan Bupati Mojokerto. Ia menyebut penanaman pohon sebagai bentuk “sedekah oksigen” bagi generasi mendatang.

Selain itu, Khofifah menyempatkan diri mengunjungi stan produk unggulan kelompok tani hutan, serta berdialog dengan para pelajar yang ikut dalam kegiatan Forest Education Day. Ia juga menyerahkan bantuan Alat Ekonomi Produktif (AEP) dan melepas secara simbolis ekspor hasil kehutanan senilai lebih dari Rp5 miliar ke Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, dan Malaysia.

Berita Terkait

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin
Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG
BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut
Rutan Sumenep Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Perkuat Komitmen Zero Halinar
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda
KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:52 WIB

Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:32 WIB

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:16 WIB

BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut

Berita Terbaru