Pemkot Surabaya Evaluasi Penataan Parkir Jalan Tunjungan, Lalu Lintas Dinilai Lebih Lancar

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya saat ini tengah mengevaluasi penataan parkir di sepanjang Jalan Tunjungan. Evaluasi ini dilakukan sejak diberlakukannya larangan parkir di Tepi Jalan Umum (TJU) pada 15 Juli 2025 seiring dengan perbaikan fasilitas pedestrian.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan bahwa proses evaluasi akan berlangsung hingga 31 Juli 2025. Hasil sementara menunjukkan kondisi lalu lintas di kawasan tersebut lebih lancar dan nyaman.

“Jika masyarakat merasa nyaman dan lalu lintas tidak terganggu, maka penataan ini bisa dilanjutkan. Dinas Perhubungan akan menilai efektivitasnya berdasarkan respons publik,” ujar Eri Cahyadi, Senin (28/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkot juga berencana berdiskusi dengan pihak kepolisian untuk memastikan langkah penataan parkir ini memberikan manfaat maksimal. Eri menilai kawasan Jalan Tunjungan kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha sekitar.

Namun, potensi kemacetan akibat parkir yang tidak teratur menjadi perhatian utama. “Kalau ternyata parkir di tepi jalan justru menyebabkan kemacetan dan mengganggu arus lalu lintas, tentu akan dihentikan,” tegasnya.

Sebagai solusi, Pemkot Surabaya menyiapkan sejumlah kantong parkir alternatif, seperti di Gedung Siola, Jalan Genteng, Jalan Tanjung Anom, area Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Jalan Kenari. Selain itu, pihaknya juga menjajaki kerja sama dengan Hotel DoubleTree untuk memperluas kapasitas parkir di sekitar Tanjung Anom.

“Tujuannya agar pengunjung tetap nyaman saat berwisata atau berbelanja tanpa kesulitan mencari parkir,” tambahnya.

Selain penataan parkir, Pemkot juga tengah menyelesaikan berbagai perbaikan infrastruktur di sepanjang Jalan Tunjungan. Pekerjaan ini ditarget rampung pada akhir Juli 2025 dan mencakup peningkatan kualitas trotoar, penataan kabel bawah tanah, serta penghijauan dan penataan taman di sepanjang jalur tersebut.

Eri menegaskan, penataan ini bukan hanya bertujuan memperindah kawasan, tetapi juga untuk meningkatkan daya tarik wisata dan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini bukan pembangunan total, tapi penyempurnaan agar Jalan Tunjungan makin menarik dan memberikan kenyamanan bagi warga serta wisatawan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Sehat dan Profesional untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Bupati Sumenep Lantik 31 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Kolaborasi dan Inovasi
Bupati Sumenep Lantik 25 Pejabat Administrator, Dorong Penguatan Birokrasi dan Pelayanan Publik
Bupati Sumenep Dorong Koperasi Bertransformasi Jadi Modern dan Berdaya Saing
Peringati Harkopnas ke-79, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Koperasi Tangguh dan Gotong Royong
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Sehat dan Profesional untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Senin, 13 Juli 2026 - 18:21 WIB

Bupati Sumenep Lantik 25 Pejabat Administrator, Dorong Penguatan Birokrasi dan Pelayanan Publik

Senin, 13 Juli 2026 - 10:13 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Bertransformasi Jadi Modern dan Berdaya Saing

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:47 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Koperasi Tangguh dan Gotong Royong

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Berita Terbaru