KUA Kota Sumenep Gelar Seminar Nasional Cegah Pernikahan Dini

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Sumenep menggelar Seminar Nasional Gerakan Lajang Indonesia Anti Tergesa Nikah (GELIAT) di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Terate, Kamis (31/08/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Stop Stunting, Skip Nikah Dini! Remaja Sehat, Masa Depan Hebat” sebagai upaya mencegah pernikahan usia anak dan dampak buruknya terhadap kesehatan generasi muda.

Seminar dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran seluruh pihak dalam menekan angka pernikahan dini, yang menjadi salah satu penyebab stunting dan rendahnya kualitas generasi mendatang.

“Melalui GELIAT, kita ingin membangun kesadaran bahwa remaja berhak tumbuh secara optimal tanpa terburu-buru menikah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat narasumber dihadirkan dalam seminar ini, antara lain Kepala KUA Kecamatan Kota Sumenep, Marwan; R.A. Farah Diba Yulia dari BKKBN yang memaparkan strategi penanganan stunting melalui penundaan usia nikah; Fatimatul Insyoniah dari Puskesmas Pandian yang menjelaskan dampak medis kehamilan di usia muda; serta psikolog Ning Hielma Hasanah yang membahas tekanan psikologis dan pentingnya penguatan karakter remaja.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, penyuluh agama, serta tokoh masyarakat. Seminar diharapkan menjadi awal gerakan berkelanjutan dalam menekan pernikahan usia anak di Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru