Presiden Prabowo Pimpin Rapat Ekonomi Nasional di Hambalang, Bahas Strategi Hadapi Ketidakpastian Global

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Kamis, 31 Juli 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Kamis, 31 Juli 2025. (Foto: BPMI Setpres)

BOGOR, detikkota.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) guna membahas kondisi perekonomian Indonesia dan arah kebijakan strategis ke depan. Pertemuan digelar di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (31/7/2025).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa DEN memaparkan sejumlah tantangan ekonomi global yang dinilai paling tinggi dalam sejarah. Situasi ini, menurutnya, menuntut kewaspadaan serta langkah antisipatif yang konkret.

“Dunia saat ini menghadapi ketidakpastian global tertinggi dalam sejarah. Pemerintah perlu menyiapkan strategi yang tanggap dan adaptif,” kata Teddy menyampaikan pernyataan DEN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski tantangan besar membayangi, DEN tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia. Disebutkan bahwa fundamental ekonomi nasional dinilai tetap solid, sehingga mampu menjaga pertumbuhan yang relatif tinggi dibandingkan negara lain.

Presiden Prabowo dalam rapat tersebut menekankan pentingnya kesiapan menghadapi risiko global serta menginstruksikan penyusunan strategi konkret guna menjaga stabilitas ekonomi.

“Presiden menegaskan agar pemerintah tetap waspada dan menyiapkan langkah nyata untuk mempertahankan daya tahan dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Teddy.

Salah satu peluang strategis yang disoroti adalah capaian Indonesia dalam negosiasi dagang dengan Amerika Serikat. Kesepakatan itu dinilai mampu mendongkrak ekspor dan investasi, terutama di sektor padat karya yang banyak menyerap tenaga kerja.

Selain itu, penyederhanaan regulasi kembali menjadi fokus sebagai kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pertemuan di Hambalang ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyiapkan peta jalan kebijakan ekonomi yang adaptif dan responsif, agar Indonesia tetap tangguh menghadapi guncangan global serta mampu memanfaatkan peluang pertumbuhan yang ada.

Berita Terkait

Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal
Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Jet Tempur TNI AU Saat Kunjungan ke Magelang
Penumpang Bandara Banyuwangi Naik 5 Persen Selama Libur Lebaran 2026
Pemerintah Refocusing Anggaran hingga Rp130 Triliun, Fokus pada Belanja Produktif
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, 24 Maret 2026, Cek Pergerakannya

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:52 WIB

Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal

Kamis, 9 April 2026 - 22:19 WIB

Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Jet Tempur TNI AU Saat Kunjungan ke Magelang

Sabtu, 4 April 2026 - 13:18 WIB

Penumpang Bandara Banyuwangi Naik 5 Persen Selama Libur Lebaran 2026

Rabu, 1 April 2026 - 10:49 WIB

Pemerintah Refocusing Anggaran hingga Rp130 Triliun, Fokus pada Belanja Produktif

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Berita Terbaru