Bupati Probolinggo Resmikan Program Kelas Internasional di Tiga SMP Negeri

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Probolinggo Gus Haris memukul gong digital sebagai tanda peluncuran ICP di Gedung Islamic Center Kraksaan.

Bupati Probolinggo Gus Haris memukul gong digital sebagai tanda peluncuran ICP di Gedung Islamic Center Kraksaan.

PROBOLINGGO, detikkota.com – Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, secara resmi meluncurkan International Class Program (ICP) di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Rabu (6/8/2025). Peluncuran ini menjadi tonggak baru dalam dunia pendidikan di Kabupaten Probolinggo, ditandai dengan pemukulan gong digital oleh Bupati Haris.

Program yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) ini akan diterapkan di tiga sekolah percontohan, yakni SMP Negeri 1 Kraksaan, SMP Negeri 1 Dringu, dan SMP Negeri 1 Tongas.

Dalam sambutannya, Bupati Haris menyatakan bahwa ICP merupakan bagian dari visi besar untuk membangun sekolah masa depan dengan standar internasional, termasuk kurikulum Cambridge, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan penguasaan bahasa dan sains.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah langkah menuju sekolah ideal yang kami harapkan menjadi standar pendidikan masa depan Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Ia menambahkan, tiga sekolah percontohan tersebut akan menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain di daerah, sehingga studi banding tidak perlu dilakukan ke luar wilayah. Haris juga menekankan bahwa inovasi pendidikan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara signifikan.

Sementara itu, Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi, menjelaskan bahwa ICP menggabungkan kurikulum nasional, muatan lokal, dan kurikulum internasional dengan penggunaan bahasa Inggris sebagai pengantar dalam pembelajaran inti.

“IICP bukan sekadar program bilingual, melainkan laboratorium pembelajaran masa depan yang menanamkan pola pikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan berkarakter,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejak awal tahun 2025, program ini telah melalui proses seleksi ketat terhadap sekolah, siswa, dan tenaga pendidik, serta berbagai pelatihan dan sosialisasi kepada wali murid.

Tim Ahli dari Universitas Negeri Malang, Prof. Ahmad Taufik, yang turut hadir dalam kegiatan ini menyebut peluncuran ICP sebagai langkah strategis menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi.

“Sepuluh tahun lalu mungkin tidak terbayangkan akan ada sekolah berstandar internasional di Kabupaten Probolinggo. Sekarang kita mewujudkannya,” ujarnya.

Menurutnya, program ICP juga merupakan bagian dari realisasi janji kampanye Bupati Haris di bidang pendidikan. Dengan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), ICP dinilai mampu menjawab kebutuhan generasi masa kini.

Prof. Taufik juga menyebutkan bahwa pengembangan ICP ke depan mencakup pembelajaran daring internasional dan program pertukaran pelajar ke luar negeri.

“Kita sedang menulis prasasti pendidikan masa depan. Meskipun penuh tantangan, hasilnya akan menjadi kebanggaan bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkot Surabaya Tertibkan Data DTSEN 2025, Warga Belum Verifikasi Dibatasi Akses Layanan
Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM
Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal
Disdukcapil Sumenep Tembus 99 Persen Layanan, Andalkan Inovasi Digital dan Jemput Bola hingga Kepulauan
Bupati Lumajang Tekankan Sinergi dengan Media untuk Perkuat Pemahaman Publik
Wabup Purwakarta Kunjungi Sejumlah Dinas, Tegaskan Agenda Silaturahmi dan Evaluasi Program
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Stabil di Atas 5,5 Persen

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:43 WIB

Pemkot Surabaya Tertibkan Data DTSEN 2025, Warga Belum Verifikasi Dibatasi Akses Layanan

Senin, 13 April 2026 - 13:00 WIB

Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:52 WIB

Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal

Jumat, 10 April 2026 - 23:57 WIB

Disdukcapil Sumenep Tembus 99 Persen Layanan, Andalkan Inovasi Digital dan Jemput Bola hingga Kepulauan

Berita Terbaru