Bupati Sumenep Tinjau Uji Coba Varietas Padi HMS 700 di Parsanga

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo saat meninjau sawah uji coba varietas padi HMS 700.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo saat meninjau sawah uji coba varietas padi HMS 700.

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., meninjau langsung demplot uji coba varietas padi unggul HMS 700 di Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (7/8/2025) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mewujudkan swasembada pangan melalui penerapan inovasi di sektor pertanian.

Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Drs. Chainur Rasyid, S.E., serta tim teknis pertanian. Mereka meninjau kondisi lahan sekaligus berdialog dengan petani dan penyuluh di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menjelaskan bahwa varietas HMS 700 memiliki potensi produktivitas tinggi dan cocok dengan karakteristik tanah di Sumenep.

“Setiap ulir tanaman lebih padat, sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan,” ujarnya.

Menurut Chainur, demplot ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Drs. Chainur Rasyid, S.E., serta tim teknis pertanian.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa kemandirian pangan menjadi agenda strategis di tengah ketidakpastian global. Melalui demplot ini, pemerintah berupaya memperkuat ketersediaan pangan dari dalam daerah.

“Kita ingin Sumenep mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dan tidak bergantung pada pasokan dari luar,” tegas Bupati.

Langkah ini didukung dengan berbagai inovasi lain di bidang pertanian, seperti penguatan bibit unggul, sistem pemupukan terukur, serta manajemen lahan yang presisi.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menargetkan daerah ini tidak hanya swasembada, tetapi juga menjadi penyedia pangan bagi wilayah sekitarnya.

Bupati menegaskan bahwa pertanian tetap menjadi sektor prioritas dalam pembangunan daerah. “Pertanian adalah fondasi utama dalam menciptakan peradaban yang berkelanjutan,” ujarnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB