Wali Kota Surabaya Resmikan RPHU Modern Pertama di Jeruk

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Rumah Pemotongan Hewan Unggas (RPHU) di Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Kamis (21/8/2025). Fasilitas ini merupakan RPHU pertama milik PT Rumah Potong Hewan (RPH) Perseroda yang dilengkapi peralatan modern sesuai standar nasional.

Eri Cahyadi menyampaikan, usai peresmian pihaknya bersama PT RPH Perseroda segera mengurus Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan sertifikasi halal. Sertifikasi ini, menurutnya, menjadi jaminan kualitas sekaligus membuka peluang ekspor produk unggas dari Surabaya.

“Kalau ada yang mau ekspor ayam atau unggas, bisa dipotong di tempat ini karena NKV-nya hanya berlaku satu untuk ekspor,” kata Eri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peresmian turut disaksikan Anggota DPD RI Lia Istifhama, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Mochammad Machmud, serta perwakilan Dinas Peternakan Jawa Timur. Eri menegaskan, dengan beroperasinya RPHU Jeruk, pasar tradisional tidak lagi diperbolehkan melakukan pemotongan unggas di dalam pasar. Tujuannya, menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan proses penyembelihan sesuai syariat.

“Nantinya semua pemotongan unggas dilakukan di RPHU agar pasar lebih bersih, limbah terkelola, dan kehalalannya terjamin,” jelasnya.

Direktur Utama PT RPH Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho, menjelaskan RPHU Jeruk memiliki kapasitas pemotongan hingga 5.000 ekor per hari dengan biaya Rp1.000 per kilogram. Selain jasa pemotongan, fasilitas ini juga akan menyediakan layanan boneless dan parting daging ayam.

“RPHU ini berbeda dengan tempat pemotongan di pasar karena memenuhi standar higiene sanitasi, memiliki NKV dan sertifikat halal. Selain itu, kami menyiapkan cold storage agar bisa membantu stabilisasi harga ayam di pasar tradisional,” ungkap Fajar.

Pemkot Surabaya bersama DPRD setempat berencana membangun lebih banyak RPHU di wilayah lain. Kehadiran RPHU Jeruk diharapkan dapat menjaga kualitas pangan, mendukung ketahanan pangan daerah, sekaligus menekan inflasi harga ayam di kota.

Berita Terkait

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026, Hairil Fajar Targetkan Peningkatan Layanan
Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:05 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026, Hairil Fajar Targetkan Peningkatan Layanan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Berita Terbaru