Pemkot Surabaya Siap Tertibkan Supeltas dan Parkir Liar, Warga Akan Dialihkan ke Pekerjaan Layak

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat memberikan keterangan terkait rencana penertiban Supeltas dan parkir liar di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat memberikan keterangan terkait rencana penertiban Supeltas dan parkir liar di Kota Pahlawan.

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menertibkan sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) di sejumlah titik jalan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan, kelancaran, dan kenyamanan lalu lintas di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan penertiban Supeltas akan dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) sekaligus menjadi bagian dari upaya menata parkir liar di kota. “Dishub sudah mulai memetakan keberadaan Supeltas di titik-titik tertentu. Saya juga sering merasakan, saat mau berbelok justru lalu lintas semakin macet,” kata Eri, Jumat (22/8/2025).

Eri menambahkan, pihaknya telah meminta Plt Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, untuk segera memanggil seluruh Supeltas di kota. Mereka akan didata dan diberikan alternatif pekerjaan yang lebih layak melalui program Padat Karya. “Kalau itu warga Surabaya, kami tarik ke program Padat Karya. Kita sosialisasikan, dan sekarang sudah mulai berjalan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Eri, fenomena Supeltas tidak hanya menimbulkan masalah lalu lintas, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan warga. Ia menilai penghasilan sebagai Supeltas tidak mencukupi untuk kebutuhan hidup sehari-hari, sekaligus rawan memicu konflik di jalan.

“Kadang saya miris, kenapa wargaku ada yang seperti itu. Pendapatannya berapa? Hidupnya bagaimana? Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, kadang ada yang meminta uang lalu pengendara tidak terima, akhirnya tambah macet,” ucapnya.

Pemkot Surabaya saat ini mulai melakukan sosialisasi terkait kebijakan tersebut. Eri juga meminta masyarakat turut serta melaporkan keberadaan Supeltas maupun parkir liar agar penataan kota bisa berjalan lebih efektif.

“Kami konsentrasi ke sana, karena penertiban Supeltas dan parkir liar masih jadi prioritas utama untuk menata Kota Surabaya lebih baik,” pungkas Eri.

Berita Terkait

Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan
Sepekan Dibuka, Posko Pengaduan THR di Pamekasan Belum Terima Laporan
Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar
Babinsa dan Warga Guworejo Gotong Royong Uruk Bahu Jalan Rusak
BMKG Sumenep: Bibit Badai Menjauh, Warga Diminta Waspadai Cuaca Pancaroba
Cak Eri Pimpin Cipta Kondisi Asuhan Rembulan, Evaluasi Parkir Non Tunai di Surabaya
Ramadan Penuh Kebersamaan, LBH Achmad Madani Putra dan Rekan-Rekan Gelar Doa Bersama dan Buka Puasa
Pemkab Banyuwangi Peringati Nuzulul Quran, Bupati Ipuk Ajak Perkuat Solidaritas

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:58 WIB

Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:55 WIB

Sepekan Dibuka, Posko Pengaduan THR di Pamekasan Belum Terima Laporan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:26 WIB

Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar

Senin, 9 Maret 2026 - 16:29 WIB

Babinsa dan Warga Guworejo Gotong Royong Uruk Bahu Jalan Rusak

Senin, 9 Maret 2026 - 14:44 WIB

BMKG Sumenep: Bibit Badai Menjauh, Warga Diminta Waspadai Cuaca Pancaroba

Berita Terbaru