Kampung Pancasila Jadi Gerakan Terpadu Atasi Masalah Sosial di Surabaya

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Kampung Pancasila sebagai program unggulan untuk mengatasi berbagai persoalan sosial masyarakat. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan program ini bukan sekadar label, melainkan gerakan terpadu yang menyatukan sejumlah inisiatif sebelumnya, seperti Green and Clean dan Surabaya Smart City.

“Semua program kini dilebur dalam Kampung Pancasila agar konsolidasi dan pergerakan masyarakat lebih efektif,” kata Eri, Jumat (22/8/2025).

Dalam penerapannya, setiap Rukun Warga (RW) yang ditetapkan sebagai Kampung Pancasila memiliki empat pilar utama. Pilar Lingkungan mendorong kepedulian warga dalam menjaga kebersihan dan pemilahan sampah. Pilar Ekonomi fokus pada pemberdayaan pemuda melalui pelatihan dan pembentukan usaha mandiri. Pilar Kemasyarakatan diarahkan untuk mengidentifikasi masalah sosial, seperti anak putus sekolah dan stunting. Sementara Pilar Sosial Budaya menekankan nilai-nilai gotong royong, kepedulian, serta penguatan budaya dan agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari pilar ekonomi, Eri memaparkan program nasional Koperasi Merah Putih yang dijalankan pemuda di setiap kampung. Koperasi ini memberikan akses pembiayaan bagi warga kurang mampu agar bisa memulai usaha, seperti membuka toko sembako. “Dengan dukungan koperasi, warga bisa mandiri dan memperoleh keuntungan dari usaha yang dijalankan. Ini langkah untuk memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.

Eri menegaskan keberhasilan Kampung Pancasila sangat bergantung pada keguyuban dan kepedulian masyarakat. Ia mengajak warga untuk aktif melaporkan jika ada tetangga yang kesulitan, agar segera mendapatkan intervensi pemerintah.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa peran warga. Kepedulian adalah bagian dari amal ibadah, dan ini menjadi landasan sila pertama Pancasila,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rutan Sumenep Perkuat Keamanan, Libatkan Polisi Militer dalam Pengawasan
200 Becak Listrik Bantuan Presiden Tiba di Banyuwangi, Diprioritaskan untuk Tukang Becak Lansia
Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa
Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru
Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah
32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:58 WIB

Rutan Sumenep Perkuat Keamanan, Libatkan Polisi Militer dalam Pengawasan

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:35 WIB

200 Becak Listrik Bantuan Presiden Tiba di Banyuwangi, Diprioritaskan untuk Tukang Becak Lansia

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:28 WIB

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:36 WIB

Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:30 WIB

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru

Berita Terbaru