Proyek Jalan Desa Bungursari Retak Usai Dibangun, Warga Pertanyakan Kualitas

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Proyek peningkatan jalan desa di Kampung Awi Mekar RT 01/RW 05, Desa Bungursari, Purwakarta, menuai sorotan. Pekerjaan dengan anggaran Rp198,6 juta dari Dana Desa (DD) tahap II tahun 2025 itu baru rampung beberapa hari lalu, namun kondisi jalan sudah tampak retak-retak, Senin (25/8/2025).

Warga yang awalnya menyambut baik pembangunan tersebut kini mengaku kecewa. Seorang warga berinisial Ipn menilai kualitas pengerjaan tidak maksimal. “Baru beberapa hari selesai, jalannya sudah retak-retak. Ini jelas ada yang tidak beres,” ujarnya.

Pantauan di lokasi menemukan sejumlah retakan di badan jalan. Dugaan sementara, retakan dipicu oleh faktor teknis seperti campuran material yang tidak sesuai, penggunaan semen yang minim, air berlebih, serta kondisi tanah yang kurang padat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pedagang sayur setempat, Do, juga mengeluhkan hasil pekerjaan. “Baru dua minggu jadi, sudah retak-retak. Ini jelas merugikan uang negara sekaligus uang rakyat,” katanya.

Pembangunan jalan desa seharusnya menjadi program prioritas untuk mendukung aksesibilitas masyarakat. Namun lemahnya pengawasan dari Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) maupun pendamping desa dinilai memengaruhi rendahnya kualitas.

Kerugian akibat pengerjaan yang tidak sesuai standar berpotensi menyeret pihak terkait ke ranah hukum. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, penyalahgunaan wewenang dan pengelolaan dana yang tidak tepat dapat dikenakan sanksi pidana berat.

Kasus ini menjadi peringatan agar pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa lebih diperketat, demi mencegah kerugian negara sekaligus menjamin manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Berita Terkait

Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan
Sepekan Dibuka, Posko Pengaduan THR di Pamekasan Belum Terima Laporan
Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar
Babinsa dan Warga Guworejo Gotong Royong Uruk Bahu Jalan Rusak
BMKG Sumenep: Bibit Badai Menjauh, Warga Diminta Waspadai Cuaca Pancaroba
Cak Eri Pimpin Cipta Kondisi Asuhan Rembulan, Evaluasi Parkir Non Tunai di Surabaya
Ramadan Penuh Kebersamaan, LBH Achmad Madani Putra dan Rekan-Rekan Gelar Doa Bersama dan Buka Puasa
Pemkab Banyuwangi Peringati Nuzulul Quran, Bupati Ipuk Ajak Perkuat Solidaritas

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:58 WIB

Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:55 WIB

Sepekan Dibuka, Posko Pengaduan THR di Pamekasan Belum Terima Laporan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:26 WIB

Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar

Senin, 9 Maret 2026 - 16:29 WIB

Babinsa dan Warga Guworejo Gotong Royong Uruk Bahu Jalan Rusak

Senin, 9 Maret 2026 - 14:44 WIB

BMKG Sumenep: Bibit Badai Menjauh, Warga Diminta Waspadai Cuaca Pancaroba

Berita Terbaru