Pemerintah Matangkan Program Magang Nasional untuk Fresh Graduate

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta.

JAKARTA, detikkota.com – Pemerintah tengah memfinalkan program magang nasional yang ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi maksimal satu tahun kelulusan atau fresh graduate. Program ini menjadi salah satu prioritas nasional dan saat ini dibahas bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, program magang akan terbuka bagi seluruh perusahaan, baik swasta maupun badan usaha milik negara, melalui skema kerja sama perguruan tinggi dengan dunia usaha.

“Program ini sedang dimatangkan. Yang bisa ikut adalah lulusan maksimal satu tahun. Perusahaan swasta maupun BUMN dapat berpartisipasi melalui kerja sama link and match dengan perguruan tinggi,” ujar Airlangga usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Selasa (16/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Airlangga menargetkan program ini dapat mulai berjalan pada kuartal keempat 2025 dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Peserta magang akan menerima upah sesuai upah minimum provinsi (UMP) di masing-masing daerah.

“Peserta akan mendapatkan biaya upah selama enam bulan yang ditanggung oleh pemerintah,” tambahnya.

Penulis : Set

Editor : Set

Berita Terkait

Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkutan Laut Lebaran 2026, Kapasitas Capai 3,2 Juta Penumpang
Perdana, 2.280 Ton Beras Indonesia Dikirim untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026
Jelang Lebaran 2026, THR ASN dan Swasta Cair, Ojol Dapat BHR
Imbas Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Sepakati 10 Langkah Mitigasi untuk Jemaah Umrah
Menteri KKP Setujui SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi
Menteri KKP Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi
6.047 Jemaah Umrah Telah Kembali, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Sementara
Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah, Keamanan WNI Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:29 WIB

Kemenhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkutan Laut Lebaran 2026, Kapasitas Capai 3,2 Juta Penumpang

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:29 WIB

Perdana, 2.280 Ton Beras Indonesia Dikirim untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:01 WIB

Jelang Lebaran 2026, THR ASN dan Swasta Cair, Ojol Dapat BHR

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:14 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Sepakati 10 Langkah Mitigasi untuk Jemaah Umrah

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:53 WIB

Menteri KKP Setujui SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi

Berita Terbaru