Madura Ethnic Carnival 2025 Akan Warnai Malam Minggu di Sumenep

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 akan digelar besok Sabtu, malam Minggu, 20 September. Pagelaran budaya tahunan yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat ini bertempat depan Keraton Sumenep dengan rute memanjang hingga Taman Bunga.

Berbagai komunitas seni di Kabupaten Sumenep yaitu Madurock, Ethnic Patots, Sanggar Tari Abhinar, Sanggar Tari CAC, Topeng Putra Sumekar, Klennengan Sanggar Pastu, dan Kopi Sumenep siap berpartisipasi dalam event tersebut.

Selain itu, sejumlah grup musik tradisional tongtong, seperti Gong Mania, Puser Angin, Baladewa, Terrak Sagereh, dan Lanceng Spectra, juga bakal memeriahkan MEC 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterlibatan mereka menjadi bukti bahwa MEC merupakan event yang inklusif dan memberi ruang luas bagi para seniman lokal untuk berekspresi.

Ketua Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) M. Hariri, menyampaikan pihaknya ingin menjadikan MEC bukan hanya ajang parade kostum, tapi juga peluang kolaborasi bagi para seniman.

“Kami membuka ruang bagi berbagai komunitas untuk ikut terlibat. Dengan begitu, MEC benar-benar menjadi milik bersama,” ujarnya.

Menurut Hariri, keterlibatan berbagai komunitas seni ini akan membuat MEC 2025 lebih hidup dan meriah.

Sekadar diketahui, MEC 2025 digelar atas kerja sama KJS dengan Pemkan Sumenep dan menjadi bagian dari rangkaian kalender event Sumenep 2025. Tahun ini, MEC mengusung tema “Topeng”.

“Sinergi ini penting agar MEC 2025 tidak hanya menjadi tontonan, tapi juga meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi kreatif,” tambah Hariri.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme
Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga
Tradisi Puter Kayun Banyuwangi Kembali Digelar, Warga Boyolangu Napak Tilas Leluhur
Tradisi Combodug Sampang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Lokasi
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Ratusan Peserta Meriahkan Festival Ketupat 2026 di Pantai Lombang
Dialog Budaya “Membaca Keris Sumenep” Tegaskan Sumenep sebagai Pusat Peradaban Keris Nusantara

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 16:47 WIB

Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme

Selasa, 7 April 2026 - 11:26 WIB

Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa

Senin, 6 April 2026 - 11:05 WIB

Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga

Senin, 30 Maret 2026 - 21:59 WIB

Tradisi Puter Kayun Banyuwangi Kembali Digelar, Warga Boyolangu Napak Tilas Leluhur

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:34 WIB

Tradisi Combodug Sampang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Lokasi

Berita Terbaru