BANGKALAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali menggelar event Terak Bulan yang kali ini berlangsung di Desa Kombangan, Kecamatan Geger, Jumat (1/5/2026). Kegiatan rutin tersebut menjadi pusat perhatian masyarakat dengan menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya lokal.
Selain menampilkan kesenian khas daerah, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah stan UMKM yang menjajakan produk unggulan daerah tampak ramai dikunjungi warga.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Ketua TP-PKK Bangkalan Ny. Lutfiana Lukman Hakim hadir membuka kegiatan yang diinisiasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan. Dalam kesempatan itu, Bupati juga meninjau langsung stan UMKM yang berpartisipasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, Bupati turut melaksanakan aksi sosial dengan membagikan susu dan telur kepada ibu dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Dalam sambutannya, Lukman Hakim menyampaikan bahwa Terak Bulan digelar secara berkelanjutan dan berpindah dari satu kecamatan ke kecamatan lain sebagai bentuk promosi potensi daerah.
“Hal ini kami laksanakan tidak hanya untuk mengenalkan berbagai seni, budaya, dan potensi yang ada di Bangkalan, tetapi juga sebagai sarana promosi, edukasi, serta untuk menguatkan rasa cinta generasi muda terhadap seni dan budaya kita,” ujarnya.
Ia menegaskan, pelestarian budaya menjadi penting di tengah derasnya pengaruh budaya luar yang masuk ke kehidupan masyarakat.
“Padahal kita memiliki keanekaragaman budaya dan kesenian. Karena itu harus kita lestarikan dan perkuat, sehingga generasi muda kita memiliki kecintaan terhadap budaya sendiri. Dari kecintaan itu akan menjadi media dalam pelestarian kesenian dan budaya kita,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk bangga terhadap budaya yang dimiliki, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Kita harus bangga dengan budaya kita sendiri. Bahkan beberapa warisan budaya Indonesia sudah diakui dunia melalui UNESCO, seperti batik,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah budaya lokal Bangkalan saat ini tengah diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda, di antaranya Hong Bahhong, Nasi Serpang, dan Topak Ladeh.
Penulis : EDW
Editor : Red/M







