Pemkab Lumajang Alokasikan Rp732 Juta untuk BPJS Ketenagakerjaan Buruh Tembakau

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mengalokasikan Rp732,21 juta untuk membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 5.606 buruh tembakau. Langkah ini dilakukan guna memastikan hak-hak buruh terlindungi sekaligus mengurangi kerentanan sosial.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lumajang, Subechan, mengatakan program ini bukan sekadar administratif, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah di sisi pekerja. “Dengan jaminan sosial ini, buruh tembakau dapat bekerja lebih aman karena risiko kecelakaan, kesehatan, dan masa depan mereka sudah terlindungi,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan mencakup kecelakaan kerja, jaminan hari tua, hingga santunan kematian. Menurut Subechan, perlindungan tersebut menciptakan ekosistem kerja yang aman sehingga buruh bisa fokus meningkatkan keterampilan dan pendapatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa perlindungan sosial merupakan bagian dari strategi pembangunan manusia. “Kami tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga hadir sebagai pelindung buruh. Jaminan sosial adalah bukti keberpihakan pemerintah kepada pekerja yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal,” katanya.

Pemkab menilai program ini sebagai bentuk penggunaan dana publik yang tepat sasaran karena menyentuh kelompok pekerja paling rentan. Dengan demikian, buruh tembakau tidak hanya memperoleh penghasilan, tetapi juga kepastian perlindungan, sehingga mereka dan keluarga dapat bekerja serta hidup lebih aman dan sejahtera.

Penulis : An

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru