Bupati Malang Serahkan Hibah Fasilitas Persampahan dan Luncurkan Layanan UPT-PP Tumpang Kloter III

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menyerahkan hibah fasilitas pengelolaan sampah dan meluncurkan layanan persampahan UPT-PP Tumpang Kloter III di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (6/10/2025).

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menyerahkan hibah fasilitas pengelolaan sampah dan meluncurkan layanan persampahan UPT-PP Tumpang Kloter III di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (6/10/2025).

MALANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Dalam apel pagi ASN di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (6/10/2025), Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. secara simbolis menyerahkan hibah fasilitas pengelolaan sampah sekaligus meluncurkan Layanan Persampahan Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Persampahan (UPT-PP) Tumpang Kloter III melalui dukungan Program Bersih Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, jajaran perangkat daerah, perwakilan Alliance to End Plastic Waste, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Malang.

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan bahwa kerja sama antara Pemkab Malang dan Alliance to End Plastic Waste merupakan langkah strategis untuk mendukung pencapaian target pengelolaan sampah nasional. Program ini dirancang untuk membangun sistem persampahan yang andal, terpadu, dan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas, penyediaan sarana prasarana, serta pendampingan teknis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan fasilitas persampahan dan peluncuran layanan baru yang telah dilakukan bertahap sejak Maret 2025 untuk tahap pertama, Juni untuk tahap kedua, dan kini memasuki tahap ketiga,” ujar Sanusi.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 12 desa percontohan yang terlibat dalam program tersebut, antara lain Desa Tulusbesar, Duwet Krajan, Wringinanom, Kenongo, Jeru, Benjor, Jambesari, Kambingan, Ngembal, Slamparejo, Bunut Wetan, dan Pakiskembar. Hingga akhir September 2025, tercatat lebih dari 4.000 pelanggan telah terdaftar dalam layanan persampahan tersebut.

Untuk mendukung operasional program, Program Bersih Indonesia memberikan bantuan sarana dan prasarana berupa 24 kendaraan roda tiga (11 untuk sampah anorganik dan 13 untuk organik), 2 unit pick-up, 1 truk arm-roll dan 2 bak, serta 12.000 tong sampah rumah tangga (masing-masing 6.000 untuk organik dan anorganik). Selain itu, tersedia 400 tong sampah non-rumah tangga dan layanan call center untuk masyarakat.

Bupati Sanusi berharap fasilitas ini dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah, sekaligus memperkuat gerakan 3R (reduce, reuse, recycle) di tingkat desa.

“Mari jadikan ini momentum untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Mulailah dari hal kecil: kurangi plastik, pilah sampah, dan manfaatkan kembali barang bekas,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Malang menargetkan terwujudnya Kabupaten HEBAT (Hijau, Elok, Berkah Areknya, Terpilah Sampahnya) sebagai contoh daerah dengan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

“Semoga fasilitas yang telah diberikan ini dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebaik mungkin demi keberhasilan pengelolaan sampah di Kabupaten Malang,” pungkasnya.

Penulis : Pi/Day

Editor : Red

Berita Terkait

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas
Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan
Wabup Sumenep Dorong Program HDDAP untuk Perkuat Hortikultura dan Kesejahteraan Petani
Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa
Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Rabu, 22 April 2026 - 10:41 WIB

Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban

Senin, 20 April 2026 - 20:49 WIB

ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas

Minggu, 19 April 2026 - 23:30 WIB

Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan

Berita Terbaru