Diskominfo Dorong Tapakerbau Menjadi Brand Kampung Otak-otak Bandeng di Sumenep

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep mendorong Kampung Tapakerbau di Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, untuk mengembangkan branding sebagai kampung sentra otak-otak bandeng.

Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu pusat produksi olahan bandeng di Sumenep, dengan kualitas ikan bandeng yang dinilai lebih unggul dibanding daerah lain di Madura Timur.

Pada Kamis (13/11/2025), Diskominfo melakukan kunjungan ke Kampung Tapakerbau untuk melihat langsung aktivitas UMKM pengolahan otak-otak bandeng. Dalam kunjungan itu, perwakilan Diskominfo mendatangi sejumlah pelaku usaha, seperti UMKM milik Hosna serta UMKM otak-otak bandeng Jumak yang kini dikenal dengan nama Kingfish. Rombongan diterima Ketua RT setempat, Ahmad Siddiq, yang juga menjadi pembina UMKM di kampung tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumenep, Irwan Sujatmiko, menyatakan kualitas rasa otak-otak bandeng produksi warga Tapakerbau sangat baik dan memiliki potensi besar untuk dipromosikan sebagai ikon kuliner daerah. Ia menilai kampung tersebut layak dikenal lebih luas sebagai pusat produksi otak-otak bandeng.

“Ini kualitas bagus. Kualitas rasanya tidak diragukan lagi. Kampung ini seharusnya bisa lebih dikenal luas sebagai kampung sentra olahan otak-otak bandeng,” ujarnya.

Irwan mendorong masyarakat Tapakerbau untuk memperkuat promosi melalui Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), sehingga produk otak-otak bandeng dapat menjadi oleh-oleh khas bagi wisatawan yang datang ke Sumenep.

Siddiq menyampaikan apresiasi atas dukungan dan motivasi dari Diskominfo. Ia menyebut kunjungan tersebut meningkatkan semangat para pelaku UMKM untuk mengembangkan otak-otak bandeng sebagai produk unggulan desa yang memiliki nilai jual lebih.

“Kami semakin bersemangat untuk membawa otak-otak bandeng naik level, tidak hanya sebagai makanan konsumsi, tetapi juga ikon produk kemasan khas Kabupaten Sumenep,” katanya.

Ia berharap pendampingan melalui KIM dapat membantu mewujudkan Tapakerbau sebagai brand kampung otak-otak bandeng di Sumenep.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru