Bappeda: Pertumbuhan Ekonomi Sumenep Berjalan Solid Sepanjang 2025

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, memaparkan capaian pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, memaparkan capaian pertumbuhan ekonomi daerah.

SUMENEP, detikkota.com – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju PDRB (y-on-y) mencapai 6,46 persen pada Triwulan I dan tetap kuat di 5,50 persen pada Triwulan II. Capaian tersebut melampaui target RPJMD 2025 yang ditetapkan sebesar 4 persen.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan kinerja pertumbuhan tersebut menjadi bukti bahwa penguatan sektor unggulan yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan hasil. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi ditopang kebijakan terpadu yang memprioritaskan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta industri kecil dan menengah (IKM).

Arif menegaskan seluruh perangkat daerah diminta bergerak bersama agar perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi serta pemerataan hingga wilayah kepulauan. Ia juga menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sumenep memiliki potensi sangat besar. Dengan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, kita optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tingginya pertumbuhan pada Triwulan I dipengaruhi meningkatnya konsumsi rumah tangga dan distribusi barang menjelang Ramadan dan Idulfitri. Sementara perlambatan ringan pada Triwulan II dipicu siklus pascapanen dan perubahan harga komoditas pertanian, namun masih berada dalam kategori stabil.

Meski capaian positif terus berlanjut, Pemkab Sumenep tetap mencermati sejumlah tantangan, antara lain stabilitas harga pangan, akses logistik ke wilayah kepulauan, peningkatan daya saing produk lokal, serta kebutuhan investasi untuk memperkuat sektor produktif.

Arif memastikan pemerintah daerah berkomitmen menjaga momentum tersebut melalui penguatan kebijakan lintas sektor, dukungan regulasi, dan pelibatan masyarakat.

“Sumenep memiliki potensi sangat besar, kita optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru