Diduga Pekerjaan Asal Jadi, Proyek Pemeliharaan Jalan di Purwakarta Tuai Sorotan

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Dugaan penyimpangan dan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai spesifikasi kembali mencuat di Kabupaten Purwakarta. Sebuah pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Pasar Jumaan–Cisimaung yang dikerjakan oleh CV. Solusi Kokoh Makmur melalui anggaran APBD tahun 2025 dengan nilai kontrak Rp 767.719.000 diduga tidak dikerjakan secara maksimal serta tidak memenuhi standar teknis lapangan.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, tampak sejumlah titik pekerjaan hanya ditambal menggunakan semen biasa, bukan menggunakan material pengerasan yang semestinya. Kondisi pemasangan plesteran terlihat tidak merata hingga menimbulkan permukaan bergelombang, bahkan di beberapa bagian tampak seperti timbunan yang menjadi gundukan menyerupai jalur berbelok.

Seorang warga dan pedagang setempat, Didi, mengungkapkan bahwa masyarakat tidak memahami alasan pengerjaan dilakukan seperti itu.
“Ya ada perbaikan, tapi ya kayak gini bentuknya. Saya juga kurang paham apakah ini memang standar pekerjaannya? Karena terlihat cuma dibetulin seadanya,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan ketidakberesan pengerjaan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan dari DPUTR Purwakarta selaku instansi yang bertanggung jawab. Publik menilai pengawasan lemah, sehingga pihak pelaksana proyek berpotensi melakukan pekerjaan tanpa kualitas dan tanpa akuntabilitas.

Jika terbukti terdapat pelanggaran atau pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis kontrak, awak media mendorong agar Bupati Purwakarta beserta Inspektorat dan Kejaksaan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Proyek yang tidak memenuhi standar seharusnya tidak dibayarkan sebelum diperbaiki dengan kualitas yang layak dan sesuai perencanaan awal.

Masyarakat berharap transparansi dan ketegasan pemerintah daerah dalam menindak oknum kontraktor yang diduga mengabaikan kualitas demi meraup keuntungan dari dana publik. Masyarakat berhak mendapatkan pembangunan jalan yang aman, kuat, dan berdaya guna sesuai harapan.

Penulis : Ted

Editor : Ted

Berita Terkait

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru
Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah
32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:30 WIB

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:02 WIB

Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:17 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB