LPSK Gandeng Banyuwangi Perkuat Layanan Perlindungan Saksi dan Korban di Jawa Timur

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk memperkuat layanan perlindungan saksi dan korban tindak pidana. Banyuwangi menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang digandeng LPSK dalam upaya penguatan layanan tersebut.

Sebagai langkah awal, LPSK menggelar sosialisasi mengenai tugas, fungsi, serta penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) dan mitra layanan. Peserta kegiatan meliputi APH, lembaga bantuan hukum (LBH), kepala desa se-Banyuwangi, dan unsur OPD, dengan dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati Mujiono.

Sekretaris Jenderal LPSK, Sriyana, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan terpadu penanganan, perlindungan, hingga pemulihan saksi dan korban tindak pidana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memperkuat koordinasi dengan APH, kementerian/lembaga, serta penyedia layanan lainnya di Banyuwangi,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Sriyana menyebut masih banyak aspek perlindungan yang perlu diperkuat, mulai dari keamanan, bantuan layanan, hingga fasilitasi ganti kerugian bagi saksi dan korban.

Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai peran LPSK. “Perlindungan kita berikan agar masyarakat berani bersuara. LPSK akan memberikan perlindungan penuh terhadap ancaman fisik maupun psikologis,” katanya.

Terkait permohonan perlindungan dari wilayah Jawa Timur, LPSK mencatat 649 permohonan pada 2024 dan meningkat menjadi 1.187 permohonan pada 2025 hingga 26 November, atau naik 54 persen. Jawa Timur berada pada urutan ketiga tertinggi secara nasional. Susilaningtias menyebut Banyuwangi hanya mengajukan lima permohonan, yang dinilai sebagai indikasi daerah yang aman dan kondusif.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyatakan kesiapan Pemkab untuk berkolaborasi dalam memperkuat perlindungan saksi dan korban di daerah. “Ini bukan hanya soal pemahaman, tapi sinergi agar keadilan bisa benar-benar terwujud,” tegasnya.

Ia juga berharap LPSK membuka perwakilan di Banyuwangi agar layanan lebih mudah diakses masyarakat. “Pemkab siap mendukung realisasi kantor LPSK di Banyuwangi,” pungkasnya.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi
Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri
Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik
Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026
PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana
Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:44 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri

Senin, 9 Maret 2026 - 14:37 WIB

Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan

Senin, 9 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Senin, 9 Maret 2026 - 10:28 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik

Berita Terbaru