TPID Sumenep Pantau Harga Kebutuhan Pokok Jelang Nataru 2026

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPID Sumenep saat melakukan pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok di Pasar Anom.

TPID Sumenep saat melakukan pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok di Pasar Anom.

SUMENEP, detikkota.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tingkat pasar dan distributor menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, di Pasar Anom Sumenep pada Kamis (11/12/2025).

Pemantauan dilakukan dengan metode acak kepada pedagang untuk mengetahui kondisi stok dan perkembangan harga sejumlah komoditas. Berdasarkan hasil pengecekan, Dadang menyampaikan bahwa ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Anom masih dalam kategori aman.

Namun, ia mencatat beberapa komoditas hortikultura mengalami kenaikan harga, terutama cabai dan bawang merah. Kenaikan harga bawang merah disebut cukup signifikan akibat curah hujan tinggi yang memengaruhi produksi. Selain itu, telur ayam juga mengalami kenaikan harga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dadang menyatakan pihaknya akan memastikan stabilitas pasokan melalui pedagang dan kerja sama antardaerah, khususnya dengan wilayah penghasil bawang merah. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan.

Ia menambahkan, sebagian kenaikan harga juga dipengaruhi oleh permintaan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang banyak mengambil pasokan dari Pasar Anom. “Beberapa komoditas seperti telur dan daging mengalami kenaikan, meski masih dalam batas wajar, terutama untuk harga daging,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan TPID, harga kebutuhan pokok di Pasar Anom meliputi beras premium SPSH Rp60.000 per 5 kg; beras medium Kepompong/Ikan Paus Rp365.000 per 25 kg; beras lokal Suramadu Rp340.000 per 25 kg; gula pasir Rp16.000 per kg; minyak goreng Sania 2 liter Rp36.000; daging sapi murni Rp135.000 per kg; daging ayam kampung Rp100.000 per kg; ayam broiler Rp42.000 per kg; telur ayam ras Rp32.000 per kg; cabai besar Rp60.000–Rp65.000 per kg; cabai rawit kecil Rp80.000 per kg; bawang merah Rp55.000 per kg; dan bawang putih Rp30.000 per kg.

Penulis : M

Editor : Red

Berita Terkait

Pemkab Lumajang Sosialisasikan Proyek VDRRSL untuk Penguatan Mitigasi Bencana Semeru
TNI AD melalui Babinsa Koramil Dasuk Dampingi Panen Jagung Petani
Bupati Ipuk Serap Aspirasi Nelayan Pantai Kedunen, Keselamatan hingga Wisata Bahari Disorot
Pemulihan Pascabencana, Pemkab Sumenep Kucurkan Bantuan Stimulan Tahap II
Ratusan Titik Jalan Berlubang di Banyuwangi Mulai Diperbaiki
Petani Panen Mandiri, Peran BUMDes Saur Saebus dalam Ketahanan Pangan Dipertanyakan
Warga Margaluyu Soroti Dugaan Nihilnya CSR PT JAPA Tbk Meski Dua Lokasi Usaha Beroperasi Puluhan Tahun
Polres Pamekasan Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Selama 14 Hari

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:42 WIB

Pemkab Lumajang Sosialisasikan Proyek VDRRSL untuk Penguatan Mitigasi Bencana Semeru

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:34 WIB

TNI AD melalui Babinsa Koramil Dasuk Dampingi Panen Jagung Petani

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:32 WIB

Bupati Ipuk Serap Aspirasi Nelayan Pantai Kedunen, Keselamatan hingga Wisata Bahari Disorot

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:28 WIB

Pemulihan Pascabencana, Pemkab Sumenep Kucurkan Bantuan Stimulan Tahap II

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:56 WIB

Petani Panen Mandiri, Peran BUMDes Saur Saebus dalam Ketahanan Pangan Dipertanyakan

Berita Terbaru