Polres Pamekasan Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Selama 14 Hari

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas Polres Pamekasan melakukan pemeriksaan kendaraan dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Petugas Satlantas Polres Pamekasan melakukan pemeriksaan kendaraan dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026.

PAMEKASAN, detikkota.com – Polres Pamekasan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini difokuskan pada upaya preemtif dan preventif untuk menekan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Pamekasan IPDA Dedy Dwi Purnomo mengatakan, dalam operasi tersebut terdapat 10 prioritas pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran penindakan.

“Operasi Keselamatan Semeru 2026 menitikberatkan pada pencegahan dengan sasaran pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujar IPDA Dedy Dwi Purnomo, Selasa (3/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepuluh pelanggaran prioritas tersebut antara lain pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang, melampaui batas kecepatan, pengemudi di bawah umur, serta pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standar SNI.

Selain itu, petugas juga menindak kendaraan dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, pengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, serta penggunaan telepon seluler saat berkendara. Pelanggaran lain yang menjadi perhatian adalah pengemudi kendaraan roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman dan aksi balap liar di jalan raya.

IPDA Dedy mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan dan rambu lalu lintas serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Ia juga meminta peran aktif orang tua agar tidak mengizinkan anak-anak yang belum cukup umur mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya, terutama tanpa kelengkapan keselamatan.

“Kepatuhan berlalu lintas adalah bentuk kepedulian bersama untuk melindungi keselamatan, khususnya anak-anak, dari risiko kecelakaan,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Sumber Berita: Karimata

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru