Polsek Guluk-Guluk Bersama TNI Tangani Longsor di Payudan Daleman, Akses Jalan Sempat Terputus

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polsek Guluk-Guluk bersama TNI dan warga melakukan kerja bakti membersihkan material longsor di Dusun Artakoh, Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk.

Personel Polsek Guluk-Guluk bersama TNI dan warga melakukan kerja bakti membersihkan material longsor di Dusun Artakoh, Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk.

SUMENEP, detikkota.com – Polsek Guluk-Guluk Polres Sumenep bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Artakoh, Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 02.00 WIB akibat tingginya curah hujan.

Akibat longsor tersebut, akses jalan kampung yang menghubungkan Desa Payudan Daleman dengan Desa Batuampar tertutup material tanah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian materi.

Menindaklanjuti kejadian itu, pada Rabu (17/12/2025) pagi, personel Polsek Guluk-Guluk bersama anggota Koramil Guluk-Guluk, Forkopimka Kecamatan Guluk-Guluk, serta masyarakat setempat melakukan kerja bakti membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan peralatan seadanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil kerja bakti tersebut membuat akses jalan mulai terbuka dan dapat dilalui secara terbatas oleh pejalan kaki serta kendaraan roda dua. Namun, kendaraan roda empat belum dapat melintas karena volume tanah longsoran masih cukup besar dan memerlukan penanganan menggunakan alat berat.

Polsek Guluk-Guluk selanjutnya berkoordinasi dengan pimpinan Polres Sumenep untuk menjembatani komunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep agar dapat menurunkan alat berat berupa ekskavator guna membuka akses jalan secara normal.

Kapolsek Guluk-Guluk AKP Akhmad Gandi, S.H., juga mengimbau masyarakat setempat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem dan wilayah tersebut merupakan kawasan perbukitan yang rawan longsor.

Ia meminta warga memperhatikan tanda-tanda awal terjadinya longsor, menghindari aktivitas di sekitar lereng dan tebing saat maupun setelah hujan, serta segera melaporkan kepada aparat desa atau kepolisian apabila ditemukan pergerakan tanah atau kondisi yang membahayakan.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru