Banyuwangi Tutup Tahun 2025 dengan Muhasabah dan Doa Bersama di Taman Blambangan

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan jamaah mengikuti muhasabah dan doa bersama pada malam pergantian tahun 2025–2026 di Alun-alun Taman Blambangan, Banyuwangi. (Foto: Pemkab Banyuwangi)

Ribuan jamaah mengikuti muhasabah dan doa bersama pada malam pergantian tahun 2025–2026 di Alun-alun Taman Blambangan, Banyuwangi. (Foto: Pemkab Banyuwangi)

BANYUWANGI, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menutup malam pergantian tahun 2025, Rabu (31/12/2025), dengan kegiatan muhasabah dan doa bersama yang digelar di Alun-alun Taman Blambangan. Ribuan jamaah bersama tokoh agama, kiai, dan pejabat daerah mengikuti kegiatan tersebut dalam suasana khidmat.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak masyarakat menjadikan akhir tahun sebagai momentum refleksi dengan memperbanyak doa, tidak hanya untuk Banyuwangi, tetapi juga bagi masyarakat yang tengah mengalami musibah di berbagai daerah.

Ipuk menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian positif yang diraih Banyuwangi sepanjang tahun 2025. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tema Hari Jadi Banyuwangi, “Tandang Bareng”, disebut Ipuk menjadi semangat bersama dalam membangun daerah secara berkelanjutan. Ia berharap tahun 2026 membawa kondisi yang lebih baik, aman, dan penuh keberkahan bagi Banyuwangi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ipuk juga melakukan dialog virtual dengan Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) yang berada di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyampaikan keprihatinan atas bencana yang menimpa warga Banyuwangi di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah melakukan penggalangan dana kemanusiaan melalui program “Banyuwangi Berbagi”. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Ikawangi Pusat kepada warga Banyuwangi yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Kegiatan muhasabah akhir tahun ini dihadiri sejumlah tokoh agama, di antaranya KH Zainullah Marwan, KH Toha Muntaha, KH Hasan Toha, KH Ahmad Wahyudi, KH Riza Azizy, Ketua MUI Banyuwangi KH Muhaimin Asmuni, serta para ulama lainnya.

Rangkaian acara diisi dengan istigasah dan doa yang dipimpin para kiai secara bergantian. Lantunan sholawat dari Majelis Sholawat Mahabbatun Nabi turut mengiringi suasana reflektif, sebelum kegiatan ditutup dengan penampilan musik dari Sabrang MDP dan Letto.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru