Rutan Kelas IIB Sumenep Dorong Warga Binaan Produktif Lewat Pembinaan Keterampilan

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rutan Kelas IIB Sumenep

Rutan Kelas IIB Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep terus mengembangkan program pembinaan guna mendorong warga binaan menjadi lebih produktif dan memiliki bekal keterampilan saat kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan bahwa Rutan tidak lagi diposisikan semata sebagai tempat menjalani hukuman, melainkan sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan keterampilan hidup.

“Rutan kami arahkan menjadi ruang pembinaan, bukan sekadar tempat menjalani pidana. Warga binaan dibekali karakter dan keterampilan agar siap kembali ke masyarakat,” kata Aditya, Selasa (06/01/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu program unggulan yang dijalankan yakni pembinaan batik yang kini menjadi ciri khas Rutan Kelas IIB Sumenep. Warga binaan dilatih membuat batik dengan motif lokal seperti keris dan burung yang mencerminkan kearifan budaya daerah.

Hasil karya batik warga binaan tersebut telah dipamerkan di berbagai ajang, baik tingkat daerah maupun nasional, serta dapat dipesan oleh instansi pemerintah maupun masyarakat umum. Saat ini, sekitar 19 warga binaan aktif mengikuti program pembinaan batik.

Selain sektor kreatif, Rutan Kelas IIB Sumenep juga mengembangkan pembinaan seni dan budaya melalui pelatihan hadrah dan saronen yang digelar secara rutin untuk menciptakan suasana pembinaan yang lebih humanis.

Di bidang ketahanan pangan, Rutan turut mendukung program Asta Cita Presiden dengan mengelola lahan sawah seluas sekitar satu hektare serta mengembangkan budidaya ikan air tawar di lingkungan Rutan.

Untuk memperluas peluang kerja warga binaan pasca bebas, Rutan Kelas IIB Sumenep menggandeng berbagai pihak, termasuk Dinas Ketenagakerjaan, dalam menghadirkan pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja seperti menjahit, las listrik, dan pertukangan.

Selain itu, kerja sama juga dijalin dengan sejumlah instansi, di antaranya Bank Jatim dan Puskesmas, guna mendukung aspek kesehatan, pendampingan sosial, serta penguatan ekonomi warga binaan.

Melalui berbagai program tersebut, Rutan Kelas IIB Sumenep berharap warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang mandiri, berdaya guna, dan tidak mengulangi pelanggaran hukum.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru