32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026 melakukan kirab dari Kantor Bupati menuju Taman Blambangan.

Peserta Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026 melakukan kirab dari Kantor Bupati menuju Taman Blambangan.

BANYUWANGI, detikkota.com – Kejuaraan Drumband Tingkat Kabupaten Banyuwangi Tahun 2026 berlangsung meriah di depan Kantor Bupati Banyuwangi, Jumat (9/1/2026). Sebanyak 32 tim drumband dari jenjang TK hingga SMA sederajat ambil bagian dan menampilkan atraksi terbaik mereka.

Para peserta menyuguhkan beragam penampilan menarik melalui koreografi, kostum, serta variasi lagu yang dibawakan. Seluruh tim mengikuti kirab sejauh sekitar 2,5 kilometer, dimulai dari depan Kantor Bupati Banyuwangi dan berakhir di Taman Blambangan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan, kejuaraan drumband tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter bagi generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter anak-anak Banyuwangi,” kata Guntur saat melepas peserta kirab.

Menurut Guntur, drumband mengandung nilai-nilai kehidupan seperti keteraturan, kesabaran, kebersamaan, dan disiplin yang dapat membentuk karakter juara. Ia menegaskan bahwa dalam drumband tidak ada peran yang berjalan sendiri tanpa kebersamaan.

“Prestasi lahir dari kekompakan, kebersamaan, dan harmonisasi, bukan semata kehebatan individu. Drum band adalah simbol kerja tim, di mana keunggulan individu bertemu dengan harmoni kolektif,” ujarnya.

Guntur berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi pelajar Banyuwangi untuk terus meningkatkan prestasi di berbagai bidang. Ia juga mengingatkan peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan.

Kejuaraan ini berhasil menarik perhatian ribuan warga yang memadati sepanjang rute kirab. Sejumlah tim tampil unik dan atraktif, di antaranya drumband Gema Bung Landa dari SDN 2 Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, yang menampilkan koreografi dinamis dengan kostum dominasi warna kuning serta topi caping khas petani.

Tim lainnya juga menampilkan kreativitas melalui kostum bertema hewan hingga pilihan lagu yang beragam, mulai dari lagu perjuangan, lagu daerah, hingga lagu-lagu populer.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung
Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru