Bupati Lumajang Tegaskan Peran Strategis Majelis Sholawat Bangun Karakter dan Moderasi Beragama

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang Indah Amperawati melantik Koordinator Wilayah Majelis Sholawat At-Tsuroya di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (23/1/2026).

Bupati Lumajang Indah Amperawati melantik Koordinator Wilayah Majelis Sholawat At-Tsuroya di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (23/1/2026).

LUMAJANG, detikkota.com – Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa majelis sholawat memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama sebagai fondasi persatuan bangsa.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Bunda Indah saat melantik Koordinator Wilayah Majelis Sholawat At-Tsuroya di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, majelis sholawat tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan semata, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan moral dan spiritual masyarakat. Melalui lantunan sholawat, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW seperti kejujuran, kasih sayang, dan akhlak mulia dapat ditanamkan secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Majelis sholawat adalah wahana strategis untuk membangun karakter umat. Dari sini tumbuh kecintaan kepada Nabi yang kemudian melahirkan perilaku santun, toleran, dan saling menghormati,” kata Bunda Indah.

Ia menambahkan, dalam kehidupan masyarakat yang majemuk, majelis sholawat juga berperan penting dalam memperkuat moderasi beragama melalui pendekatan dakwah yang sejuk dan penuh kasih.

“Moderasi beragama adalah kunci persatuan bangsa. Majelis sholawat bisa menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai kebersamaan, cinta damai, dan nasionalisme religius,” ujarnya.

Pelantikan Koordinator Wilayah Majelis Sholawat At-Tsuroya yang mencakup delapan kecamatan tersebut diharapkan dapat memperkuat jaringan dakwah kultural yang menyentuh langsung masyarakat hingga tingkat desa.

Bunda Indah berharap para koordinator mampu mengembangkan kegiatan yang inklusif, membina generasi muda, serta menjadikan majelis sholawat sebagai pusat pembelajaran akhlak dan penguatan ukhuwah di Kabupaten Lumajang.

Di akhir sambutannya, Bupati mendoakan agar seluruh pengurus diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan amanah demi terwujudnya masyarakat Lumajang yang religius, moderat, dan bersatu.

Penulis : An

Editor : An

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru