Kepala Sekolah: Atap SMPN 2 Kalianget Ambruk Akibat Faktor Alam

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atap sekolah SMPN 2 Kalianget Sumenep yang ambruk.

Atap sekolah SMPN 2 Kalianget Sumenep yang ambruk.

SUMENEP, detikkota.com – Pihak SMP Negeri 2 Kalianget, Kabupaten Sumenep, memberikan klarifikasi terkait ambruknya atap salah satu ruang kelas di lingkungan sekolah tersebut. Kepala SMPN 2 Kalianget Siti Mariani menegaskan bahwa peristiwa itu dipicu oleh faktor alam.

Menurut kepala sekolah, kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir menjadi penyebab utama ambruknya atap bangunan sekolah.

“Sepertinya ini faktor alam. Angin kencang dan hujan yang terus-menerus terjadi akhir-akhir ini,” ujar Kepala SMPN 2 Kalianget saat dikonfirmasi, Minggu malam (8/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menjelaskan bahwa ruang kelas yang atapnya ambruk tersebut sudah lama tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar karena jumlah siswa di sekolah itu relatif sedikit.

“Ruangan itu sudah lama tidak dipakai karena murid kami sedikit,” jelasnya.

Meski tidak digunakan, pihak sekolah mengakui bahwa kejadian tersebut menjadi perhatian serius, terlebih sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran warga jika insiden terjadi pada hari aktif sekolah.

Beruntung, peristiwa ambruknya atap terjadi saat hari libur, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Pihak sekolah berharap adanya tindak lanjut dari instansi terkait untuk melakukan pengecekan kondisi bangunan lainnya, guna mengantisipasi kejadian serupa di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep terkait langkah penanganan maupun rencana perbaikan bangunan sekolah tersebut.

Penulis : M

Editor : M

Berita Terkait

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal
Bayi Perempuan Terluka Ditemukan di Desa Kolor, Polres Sumenep Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Berita Terbaru