BANGKALAN, detikkota.com – Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangkalan akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 pada Juni mendatang selama 60 hari. Kegiatan yang digelar setiap sepuluh tahun tersebut bertujuan memperoleh data dasar kegiatan ekonomi secara menyeluruh dan mutakhir.
Kepala BPS Bangkalan, Fajar Fatahillah, mengatakan sensus ekonomi memiliki peran strategis sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Data sensus ekonomi ini sangat penting sebagai gambaran utuh kondisi dan struktur ekonomi daerah. Karena itu, kami membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat agar pelaksanaannya berjalan sukses dan menghasilkan data yang akurat,” ujarnya saat bertemu jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Rabu (25/2/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 akan menjawab berbagai isu strategis, mulai dari daya saing usaha, peta dan struktur perekonomian wilayah, kontribusi UMKM terhadap perekonomian, perkembangan ekonomi digital, hingga penerapan ekonomi berbasis lingkungan.
Menurutnya, hasil sensus akan menjadi rujukan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, termasuk mendorong pertumbuhan sektor usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, menyatakan pemerintah daerah siap mendukung pelaksanaan sensus melalui penguatan sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami siap membantu memfasilitasi penyebarluasan informasi melalui berbagai kanal media, baik media sosial, website resmi pemerintah daerah, maupun saluran komunikasi lainnya,” katanya.
Dengan sinergi antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan berjalan lancar serta menghasilkan data yang akurat dan berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.
Penulis : EDW
Editor : EDW







