SUMENEP, detikkota.com – Polres Sumenep menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas), serta organisasi mahasiswa se-Kabupaten Sumenep, Jumat (27/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapolres Sumenep itu diikuti sekitar 40 peserta.
Acara dipimpin langsung Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., serta dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sumenep. Hadir pula Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep, Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumenep, perwakilan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumenep, serta para ketua organisasi mahasiswa dan presiden mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh agama dan mahasiswa. Ia mengaku sebagai pejabat baru di Sumenep membutuhkan dukungan semua pihak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagai pejabat baru di Kabupaten Sumenep, saya membutuhkan saran dan masukan dari para tokoh agama, pimpinan ormas, dan rekan-rekan mahasiswa demi kemajuan daerah ini,” ujar AKBP Anang Hardiyanto.
Ia menegaskan, momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Melalui momentum silaturahmi ini, terlebih dalam suasana Bulan Suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, diperlukan langkah-langkah sinergi bersama untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, Ketua PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep menyoroti persoalan kegiatan ilegal dan tempat hiburan yang dinilai perlu penegakan hukum lebih tegas.
“Kami berharap ada tindakan nyata terhadap kegiatan ilegal dan tempat hiburan yang melanggar aturan, agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Senada, Koordinator BEM Sumenep berharap komunikasi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret.
“Kami ingin sinergi antara Polres Sumenep dan mahasiswa bukan hanya sebatas seremoni, tetapi ada kolaborasi nyata untuk kemajuan Kabupaten Sumenep,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres menegaskan komitmen institusinya dalam penegakan hukum tanpa pandang bulu, termasuk terhadap anggota internal yang melanggar aturan.
“Penanganan terhadap oknum anggota Polri yang melakukan pelanggaran kami lakukan secara transparan dan telah dipublikasikan. Polri berkomitmen melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Terkait kegiatan ilegal, ia memastikan penanganan dilakukan secara profesional dan proporsional.
“Terkait kegiatan ilegal, kami berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, dengan penanganan yang disesuaikan berdasarkan karakteristik masing-masing kasus,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi harus diawali komunikasi yang baik.
“Sinergi diawali dengan komunikasi yang baik dan dilanjutkan dengan kolaborasi nyata demi kemajuan Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun hubungan yang semakin solid antara Polres Sumenep, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan mahasiswa dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sumenep.
Penulis : M/Red
Editor : M/Red







