Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi pada Peringatan Nuzulul Qur’an

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H/2026 M di Istana Negara, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi dan berbagai bentuk penyelewengan yang merugikan negara.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H/2026 M di Istana Negara, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi dan berbagai bentuk penyelewengan yang merugikan negara.

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi serta berbagai bentuk penyelewengan yang merugikan negara. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam acara Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H/2026 M yang digelar di Istana Negara, Selasa (10/3/2026).

Dalam pidatonya, Presiden menilai praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan merupakan ancaman serius bagi kemajuan bangsa. Karena itu, pemerintah bertekad membersihkan berbagai praktik yang merugikan rakyat serta memastikan kekayaan negara dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik-praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama,” ujar Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden menegaskan bahwa tidak ada negara yang mampu mencapai kemajuan apabila pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari praktik korupsi. Menurutnya, hal tersebut tidak hanya menjadi pelajaran sejarah, tetapi juga merupakan ajaran dari nilai-nilai agama.

Selain menyoroti pemberantasan korupsi, Presiden juga mengingatkan pentingnya menjaga dan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia untuk kesejahteraan rakyat.

Ia menyebut Indonesia memiliki sumber daya yang sangat besar yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan masyarakat.

“Kita harus berjuang keras untuk menghilangkan kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan dari seluruh rakyat kita. Kita tidak boleh membiarkan ada rakyat yang terlantar,” kata Presiden.

Presiden juga menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan pihak-pihak tertentu mengambil kekayaan negara untuk kepentingan pribadi atau kelompok, apalagi hingga membawa kekayaan tersebut ke luar negeri.

Pada kesempatan tersebut, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk ulama, tokoh masyarakat, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga integritas serta memperkuat komitmen dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.

Menurutnya, dengan persatuan dan tekad bersama, Indonesia diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan cita-cita pembangunan nasional.

Penulis : Neg

Editor : Id

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas
Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen
Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan
Ketua MIO Indonesia DKI Jakarta Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Laporan terhadap Hotman Paris
Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan
Ratusan Jurnalis MIO Dijadwalkan Datangi Polda Metro Jaya, Beri Dukungan kepada Ketum yang Jalani Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:29 WIB

Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terbaru